Breaking News:

Virus Corona di Paser

Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Bupati Paser Akui tak Alami Gejala Apapun, Imbau Warga tak Usah Takut

Bupati Paser meminta masyarakat tidak takut disuntik vaksin sinovac. Hal tersebut bertujuan untuk melindungi dari ancaman Covid-19. Hal itu dikemuka

TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Penyuntikan vaksin sinovac terhadap Bupati Paser dr. Fahmi Fadli oleh petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Rabu (3/3/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER- Bupati Paser meminta masyarakat tidak takut disuntik vaksin sinovac.

Hal tersebut bertujuan untuk melindungi dari ancaman Covid-19.

Hal itu dikemukakan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli usai disuntik vaksin sinovac bersama Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf.

Baca juga: Pertamina tak Beri Izin Penjualan BBM Eceran Sistem Digital Pertamini, Pemkot Samarinda Tertibkan

Baca juga: Pelaku Nekat Antar Sabu 1 Kg ke Kalsel karena Tergiur Upah Rp 25 Juta, Pengiriman Sudah 2 Kali

Baca juga: BREAKING NEWS Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Kantor Bupati Kukar Ricuh, Sampaikan 14 Tuntutan

Penyuntikan vaksin sinovac tersebut berlangsung di ruang VIP RSUD Panglima Sebaya, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Rabu (3/3/2021).

Fahmi Fadli menjelaskan, pada prinsipnya, ia mengikuti program pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, walaupun telah disuntik vaksin sinovac, namun tetap harus menjaga 5M sesuai Protokol Kesehatan.

"Kita harus tetap menjaga 5M, yaitu Menjaga jarak, Memakai masker, Menghindari kerumunan, Mencuci tangan, dan Mengurangi mobilitas," jelasnya.

Setelah disuntik vaksin sinovac, Bupati Paser mengaku tidak mengalami gejala apapun.

"Setelah disuntik vaksin, kemudian kami diobservasi selama 30 menit namun tidak mengalami gejala apapun," katanya.

Untuk itu, Bupati Paser mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk disuntik vaksin sinovac karena ia dan Wakil Bupati Paser telah mengalaminya sendiri.

"Semoga dengan adanya vaksin ini, Covid-19 yang ada di dunia maupun nasional, khususnya di Kabupaten Paser bisa terkendali atau bahkan sudah hilang," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Paser mengajak masyarakat untuk bersedia menerima vaksin Covid-19 jika diberi kesempatan.

"Kami berdua sudah divaksin dan tidak perlu takut, karena hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan kita, jika nantinya ada program vaksin untuk masyarakat, mari berbondong-bondong untuk datang divaksin," kata Wabup Paser.

Masitah menegaskan, kesehatan itu lebih penting dan pemerintah sudah mendukung hal itu.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Syaifullah Ibrahim
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved