Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

Bentuk Loyalitas ke AHY, Mantan Walikota Samarinda Ini Langsung Temani Ketua Umum ke Kemenkumham

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mendatangi Kantor Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI, Senin (8/3/2021)

tribunkaltim.co/budhi hartono
Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Syaharie Jaang, didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltim, Eddy Russni. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mendatangi Kantor Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI, Senin (8/3/2021).

Pria yang disapa AHY ini pun langsung memberikan bukti-bukti konkret jika kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit Sumatera Utara beberapa hari lalu tidak sah.

Bahkan pihak AHY menuding ketua umum Demokrat versi KLB Sibolangit,  Moeldoko bukan ketum yang sah dimata hukum.

Baca juga: Areal Konsesi Milik PT MHU di Loa Kulu Kukar Diduga Digali Perusahaan Lain

Baca juga: Gunung Bugis tak Lagi Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Polisi Endus Pergeseran Area di Balikpapan

Bahkan ia pun membawa berkas-berkas sebagai bukti kuat jika KLB tersebut benar-benar ilegal.

Tidak hanya dirinya sendiri, AHY pun ditemani 34 pimpinan DPD seluruh Indonesia.

Bahkan Ketua DPD Demokrat Kaltim Syaharie Jaang pun ikut dalam penyerahan berkas tersebut.

"Beliau (Syaharie Jaang) ikut bersama 34 DPD se-Indonesia. Ini sebagai bentuk loyalitas partai jika AHY memang ketua umum yang sah," ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD Demokrat Kaltim Edy Russani ketika dikonfirmasi Tribunkaltim.co Senin pukul 18.45 Wita.

Baca juga: Truk Terparkir di Tepi Jalan Ring Road Samarinda, ketika Dicek Sopirnya Ditemukan tak Bernyawa

Baca juga: Dinas Perdagangan Instruksikan Pedagang Tempati Lapaknya di Dalam Pasar Pandan Sari Balikpapan

Kedatangan Syaharie Jaang ke Jakarta bukanlah desakan partai. Edy Russani menyebut kedatangan mantan Walikota Samarinda itu sebagai bentuk loyalitas kepada Partai Demokrat.

Sementara itu AHY dalam konferensi pers secara virtual pukul 18.15 wita menyebut KLB di Sumatera Utara itu adalah abal-abal.

Ia menyebut suara sah dalam pemilihan Ketua Umum berdasarkan ADRT suara berasal dari masing-masing ketua DPC Demokrat se Indonesia.

Kemudian ia membeberkan beberapa kesaksian KLB berasal dari mantan anggota maupun wakil Ketua tiap DPC Demokrat yang hadir.

Baca juga: UMKM di Kaltim Menunjukkan Arah Transformasi Digital yang Meningkat, Pasarkan Produk secara Online

AHY menghitung ada 32 mantan ketua DPC Demokrat yang dipecat hadir dalam KLB tersebut.

KLB dihadiri mantan ketua DPC yang telah di PLTkan. Karena mereka telah melanggar pakta integritas yang mereka buat sendiri untuk setia kepada Demokrat Sesuai kongres kelima Partai Demokrat tanggal 15 Maret 2020 lalu," ucap AHY.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved