Berita Kubar Terkini

Calon Petinggi Kampung di Kubar Boleh Kampanye Pakai Fasilitas Kampung

Sebanyak 181 orang yang beberapa waktu lalu sudah ditetapkan sebagai calon petinggi dalam pemilihan serentak telah melakukan tahapan kampanye

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DPMK Kubar, Sepinus.TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.SENDAWAR - Sebanyak 181 orang yang beberapa waktu lalu sudah ditetapkan sebagai calon Petinggi Kampung dalam pemilihan serentak telah melakukan tahapan kampanye atau sosialisasi visi dan misi.

Dimana pelaksanaan kampanye tersebut dilakukan pada tanggal 4-6 Maret 2021.

Mulai Minggu (7/3/2021) kemarin, sudah memasuki masa tenang sebelum pemilihan serentak yang di gelar pada 10 Maret 2021.

Baca juga: Areal Konsesi Milik PT MHU di Loa Kulu Kukar Diduga Digali Perusahaan Lain

Baca juga: Gunung Bugis tak Lagi Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Polisi Endus Pergeseran Area di Balikpapan

"Mulai kemarin itu (hari Minggu) sudah memasuki masa tenang. Jadi tidak ada lagi kampanye dan pemasangan atribut kampanye," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Kampung (DPMK) Kutai Barat (Kubar) Faustinus Syaidirahman, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Kelurahan Desa, Sepinus saat ditemui diruang kerjanya, Senin (8/4/2021).

Terkait pelaksanaan kampanye tersebut, Sepinus menjelaskan bahwa bisa dilakukan menggunakan media elektronik maupun tatap muka.

Namun untuk metode tatap muka harus tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Baca juga: Truk Terparkir di Tepi Jalan Ring Road Samarinda, ketika Dicek Sopirnya Ditemukan tak Bernyawa

Baca juga: Dinas Perdagangan Instruksikan Pedagang Tempati Lapaknya di Dalam Pasar Pandan Sari Balikpapan

"Ada juga yang melakukan secara tatap muka dengan warga. Namun jumlahnya terbatas dan memang harus menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan tempat pelaksanaan kampanye tatap muka, bisa juga menggunakan fasilitas kampung.

Seperti balai desa ataupun tempat/gedung lainnya milik kampung tersebut.

Asalkan sudah ada kesepakatan diantara para calon dan juga ijin dari pemerintah kampung dan masyarakat setempat.

"Sebab tidak ada dijelaskan aturan untuk tidak boleh menggunakannya. Jadi sah sah saja, asalkan sudah disepakati bersama antara calon, pemerintah kampung dan juga masyarakat," bebernya.

Hingga batas waktu pelaksanaan kampanye tersebut berakhir.

Baca juga: UMKM di Kaltim Menunjukkan Arah Transformasi Digital yang Meningkat, Pasarkan Produk secara Online

Tidak ada kendala ataupun kejadian yang mempengaruhi pelaksanaan pemilihan petinggi serentak di 52 kampung di Kubar ini.

Meskipun hanya berlangsung dalam skala kecil ditingkat kampung. Diharapkan kedewasaan berpolitik sudah bisa terbentuk dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan.

"Menang kalah itu sudah pasti ada, tetapi bagaimana cara menghadapinya. Kita berharap pelaksanaan pemilihan ini bisa berjalan lancar, aman dan damai pada 10 Maret nanti," pungkasnya. 

Penulis: Zainul Marsyafi/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved