Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Peringati Hari Musik Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Perlindungan Bagi Musisi Indonesia

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek, Irvansyah Utoh Banja, mewakili Direktur Utama.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Budi Susilo
HO/BPJS Ketenagakerjaan
Simbolis penyerahan Perlindungan Bagi Musisi Indonesia sebesar Rp 93 Juta. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek, Irvansyah Utoh Banja, mewakili Direktur Utama menyerahkan santunan sebesar Rp 93 juta.

Juga bantuan beasiswa kepada ahli waris musisi Arry Syaff yang meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit lambung yang dideritanya.

Musisi yang memiliki nama lengkap Arry Syafriadi tersebut merupakan vokalis dari grup band Cockpit yang terdaftar pada BPJamsostek sebagai peserta Bukan Penerima Upah (BPU) sejak tahun 2020.

Baca juga: Dukung Program Vaksinasi, Karyawan BPJamsostek Kantor Cabang Balikpapan Ikuti Vaksin Tahap Pertama

Baca juga: BPJamsostek Hadir di Mal Pelayanan Publik DPMPT Balikpapan, Percepat Jarak Daftarkan Jadi Peserta

Selain itu, menurut data yang dimiliki oleh BPJamsostek, Arry juga masih aktif terdaftar sebagai peserta Penerima Upah (PU) sejak tahun 2015.

Santunan yang diterima oleh ahli waris musisi tersebut terdiri dari Jaminan Kematian dari dua kepesertaan sebesar Rp 74 juta.

Jaminan Hari Tua sebesar Rp19 juta, dan manfaat Jaminan Pesiun (JP) yang akan diberikan secara berkala setiap bulannya.

Selain itu, BPJamsostek juga memberikan bantuan beasiswa kepada 2 orang anak almarhum hingga lulus perguruan tinggi senilai maksimal Rp 174 juta.

Baca juga: NEWS VIDEO Cek Syarat Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Subsidi Upah Rp 1,2 juta

Baca juga: SEGERA CAIR! Cek Syarat Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Subsidi Upah Rp 1,2 juta, Tak Semua Dapat

“Pertama-tama saya mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan dan hari ini BPJamsostek hadir sebagai bentuk perlindungan bagi seluruh pekerja dan keluarganya," katanya.

Musibah yang dialami oleh almarhum merupakan bukti bahwa seluruh pekerjaan pasti memiliki risiko.

Dan oleh karena itu perlindungan jaminan sosial merupakan hal yang wajib dimiliki oleh seluruh pekerja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved