Virus Corona di PPU
Dana Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Hingga Kini Belum Dibayar Pemda Penajam Paser Utara
Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) diketahui belum menerima insentif.
Ketiga warga itu merupakan masyarakat umum, tenaga kesehatan, dan seorang dokter senior yang kini kembali dirawat.
Baca juga: Reka Adegan Kasus Kematian Herman di Balikpapan Selesai, Akumulasi Sebanyak 119 Adegan
Baca juga: Suntik Covid-19 Dosis Kedua di Balikpapan Baru 6,5 Persen, Kadis Dinkes Singgung Pasokan Vaksin
"Dia positif Januari, sehingga saat itu tidak divaksin kemudian sembuh dan saat ini kembali masuk RSUD Kanujoso Djatiwibowo," tuturnya.
Dia tak menyangkal kondisi tersebut sangat memungkinkan terjadi.
Pasalnya, tenaga kesehatan yang bertugas memiliki pekerjaan yang rentan.
Setiap hari, mereka bertemu orang banyak.
Selain itu, protokol kesehatan terhadap penanganan Covid-19 juga masih sangat diperlukan.
Sebab antibodi yang dimiliki setiap orang memiliki kadar kekebalan yang berbeda sehingga tak bisa dipastikan atau disamaratakan.
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Balikpapan Menipis, Hanya Cukup Seminggu
Baca juga: Apa Penyebab Stunting? Selama Pandemi Covid-19 Kasus di Kota Balikpapan Meningkat, Kendala Dinkes
"Prokes memang perlu, jangan anggap remeh merasa sudah terpapar dan memiliki antibodi. Kadar antibodi masing-masing orang berbeda," tuturnya.
Untuk itu, Andi Sri Juliarty mengimbau kepada para penyintas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memperhatikan 5M.
Sebab, terbukti pada kasus tertentu ada yang menunjukkan hasil tes positif Covid-19 untuk kedua kalinya.
Berita tentang Penajam Paser Utara
Penulis Dian MS | Editor: Budi Susilo