Berita Tarakan Terkini
LLK Tarakan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi, Tiada Perlu Dites Saat Masuk Dunia Kerja
Assesor Pelatihan Berbasis Kompetensi Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Erni Yeni Tamaka mengatakan, jika memiliki sertifikat kompetensi.
Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Assesor Pelatihan Berbasis Kompetensi Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan, Erni Yeni Tamaka mengatakan, jika memiliki sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertfikasi Profesi (BNSP).
Maka, sudah layak untuk masuk dunia kerja tanpa tes.
"Kalau persyaratannya saat itu, dia tidak perlu dites, karena sudah ada sertifikat kompetensi," ujarnya, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Bontang jadi Kota Terkaya di Kalimantan Timur, Secara Nasional Urutan Ketiga Paling Tajir
Baca juga: Lengkap Ramalan Soeharto Soal Nasib RI Abad-21, Banyak Pengangguran Tak Kerja, Pengamat Membenarkan
Terkait uji kompetensi, Erni sampaikan, ada tiga ujian yang harus dilalui. Yaitu tes tulis, praktek, dan wawancara.
"Itu yang menentukan, dia recommended kompeten, belum recommended, atau belum kompeten," katanya.
Meski begitu, Instruktur Teknologi dan Informasi Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda itu sampaikan, hampir 90 persen peserta uji kompetensi diberi recommended kompeten.
Baca juga: Tingginya Angka Pengangguran Jadi Tanggungjawab 2 Calon Petahana yang Tarung di Pilkada Bontang
Baca juga: Pasangan Pengangguran dan Mahasiswi Tertangkap Bawa Mayat di Becak Motor, Ternyata Ini Korbannya
"Selebihnya tidak rekomended karena mereka tidak hadir. Ikut hari pertama mengisi form hari kedua mereka mengundurkan diri," terangnya.
Dia sampaikan, sertifikat dari BNSP itu merupakan salah satu penunjang untuk melamar sebuah pekerjaan.
"Terutama di kantor-kantor, karena masih membutuhkan yang namanya officer," tambahnya.
Berikut Daftar Kompetensinya
Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi tahap pertama.
Kepala LLK Kota Tarakan, Andi Arfan mengatakan, bahwa hari ini juga dilakukan uji kompetensi.
Uji kompetensi tersebut, kata dia, untuk mengetahui apakah mereka yang selama ini melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi itu kompeten atau tidak.
Baca juga: Hipmi Kota Tarakan Sambut Baik Wacana PT Garuda Buka Pelayanan Kargo Murah, Ini Alasannya
Baca juga: Hipmi Kota Tarakan Sambut Baik Wacana PT Garuda Buka Pelayanan Kargo Murah, Ini Alasannya
"Maka dilakukanlah uji kompetensi itu. Di uji kompetensi ini juga akan dikeluarkan sertifikat sekala nasional," ujarnya, Kamis (18/3/2021)
Dia sampaikan, untuk hari ini, ada lima kompetensi yang dilaksanakan.
Sedangkan pada Selasa lalu, sudah ada 6 kompetensi yang dilaksanakan.
Baca juga: Mario Teguh di Tarakan, Beri Trik Memanjangkan Umur Kekayaan Bagi Kaum Milenial Kala Wabah Covid-19
Baca juga: Simulasi PTM di SDN 043 Tarakan, Jadwal Sekolah Hanya Tiga Hari Seminggu
"Artinya, ada 11 paket untuk tahap pertama uji kompetensi di tahun 2021 ini. Dari tanggal 16 sampai tanggal 20, jadi hari Selasa sampai dengan Sabtu pelaksanaannya," katanya.
Adapun daftat kompetensi yang dilaksanakan yaitu, Computer Operator Assistant, Pengelasan SMAW 3G, Servis Sepeda Motor Injeksi, Pemeliharaan Kendaraan Ringan Sistem Konvensional, Instalasi Listrik Bangunan Sedarhana, Pembuatan Roti, Otomasi Listrik, dan Teknisi Perawatan AC Residential Level 2.
Arfan sampaikan, ada sebanyak 160 peserta yang mngikuti pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi tahap pertama ini.
"Se-Kaltara pesertanya. Ada dari Tarakan, Nunukan, Bulungan, KTT, dan Malinau," sebutnya.
Baca juga: Seminar Bisnis di Tarakan, Mario Teguh Mengajak Peserta Menjadi Pribadi yang Selalu Bersyukur
Berkenaa dengan smart city, dia sampaikan, pelatihan ini sangatlah penting.
Mengingat pelatihan berbasis kompetensi ini tentu akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di Tarakan, juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Tarakan.
Artinya sertifikat kompetensi ini sangat berguna bagi mereka ketika melakukan pekerjaan di perusahaan dan sebagainya.
"Dengan sertifikat ini, tidak perlu lah di uji oleh perusahaan, tapi kalau misalnya diuji, juga yang punya sertifikat ini pasti sudah percaya diri," jelasnya.
Penulis Risnawati | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kompetensi-lembaga-latihan-kerja-tarakann.jpg)