Berita Balikpapan Terkini
Tips Terhindar dari Aksi Kejahatan Jambret, Ini Kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan
Terlebih dalam aksi yang cenderung terjadi pada malam hari tersebut, pemotor wanita kerap menjadi sasaran empuk bagi para pelaku curas di jalan raya.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ramai di media sosial soal kejahatan jalanan yang terjadi di Balikpapan.
Salah satunya ialah aksi jambret atau pencurian dengan kekerasan (curas).
Terlebih dalam aksi yang cenderung terjadi pada malam hari tersebut, pemotor wanita kerap menjadi sasaran empuk bagi para pelaku curas di jalan raya.
Baca juga: Polresta Balikpapan Beber Beberapa Titik Lokasi Operasi Pelaku Aksi Penjambretan di Kota Minyak
Baca juga: Kronologi Pria di Balikpapan Jambret Tas Dompet, Isinya Uang Hanya Rp 50 Ribu, Korbannya Ibu-ibu
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, bahwa tidak ada salahnya bagi perempuan untuk bepergian di malam hari.
Sebab tak jarang wanita yang diharuskan bekerja dan pulang di waktu malam.
Sehingga menurutnya, baik pria pun wanita, punya peluang yang sama menjadi korban curas.
Untuk menghindari menjadi korban tersebut, ia mengarahkan untuk menaruh benda berharga apapun di dalam jok motor.
Baca juga: NEWS VIDEO Penjambret Nekat Beraksi di Siang Bolong, Berhasil Diamankan Warga
Baca juga: Jambret di 8 TKP Dalam 4 Bulan Terakhir, Pelaku Pakai Uang Hasil Kejahatan Buat Beli Sabu
Hal itu mengingat kenekatan pelaku dalam melancarkan aksinya.
"Kalung, HP, kalau bisa disimpan di jok. Karena pelaku kadang-kadang nekat sekarang ini untuk melakukan aksinya," ucap Kompol Rengga, Rabu (24/3/2021).
Sebab meskipun hanya ditempatkan di dalam tas atau kantong, masih memungkinkan bagi pelaku untuk merampas dan lantas melarikan diri.
Baca juga: NEWS VIDEO Kecanduan Narkoba, Seorang Pria di Samarinda Menjambret untuk Membeli Sabu
"Sebenarnya nggak ada masalah kalau melintas malam hari, tapi barang berharga usahakan taruh di jok juga meminimalisir kesempatan para pelaku ini mengambil barang dari tubuh korban," tandasnya. (*)