Kesehatan
Saat Berolah-raga Keluar Keringat, Beginilah Manfaat Minum Air Dingin dan Tips Amannya
Olah-raga dinilai mujarab memberi kesehatan, menjadikan tubuh bisa bugar, menguatkan imun tubuh dan menghilangkan stres.
Tubuh mengeluarkan lebih banyak energi untuk mengubah suhu air dingin ke suhu tubuh. Efek pembakaran kalori ini memang tidak besar, tapi ada pengaruhnya.
Sekitar lima sampai 18 kalori terbakar saat kita minum segelas air dingin.
Manfaat minum air dingin saat olahraga dalam hal membantu pembakaran kalori tidak signifikan dan belum bisa digunakan sebagai pengganti olahraga.
Baca juga: Anda Sedang Dehidrasi, Ini Minuman-minuman yang Harus Dihindari, Salah Satunya Es Teh
Baca juga: Selain Mencegah Dehidrasi, Ini 7 Manfaat Minum Air Putih Secara Teratur, Bisa Bantu Melawan Penyakit
Jika jenis olahraga termasuk ringan dan waktunya kurang dari satu jam, orang lebih disarankan minum air putih dingin atau minum air dingin dengan perasan lemon.
Hindari terlalu banyak gula karena bisa menimbun kalori.
Baca juga: Kelelahan hingga Sakit Kepala, Inilah Tanda-tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi
Baca juga: Cukupi Kebutuhan Minum Air Putih Agar Tidak Dehidrasi Saat Jalankan Puasa Ramadhan, Ini Takarannya
Dilansir dari Healthline, hindari minum air dingin saat olahraga apabila kondisi kesehatan kurang prima.
Misalnya saat sedang flu, pilek, migrain, atau gangguan pencernaan.
Minum air dingin saat olahraga tapi kondisi tubuh kurang prima justru bisa membuat masalah kesehatan semakin buruk.
Efek Terlalu Banyak Joging
Para ilmuwan melakukan penelitian terhadap lebih dari 1.000 pelari dan bukan pelari selama 12 tahun.
Mereka yang joging dalam kecepatan terjaga selama kurang dari dua setengah jam setiap pekan, lebih kecil kemungkinannya untuk mati dalam periode itu.
Namun mereka yang berlari lebih dari empat jam per pekan dan yang tak berolah raga sama sekali, mencatat tingkat kematian yang tinggi.
Tidak Berlebihan Berlari
Berdasarkan analisis terhadap kuisioner yang diisi semua orang dalam suatu studi di Denmark, ilmuwan menyimpulkan bahwa kecepatan ideal untuk joging rutin adalah 8 kilometer per jam, dan sebaiknya berlari tak lebih dari tiga kali per pekan, atau 2,5 jam secara keseluruhan.
Orang-orang yang joging lebih intensif, khususnya yang berlari lebih dari tiga kali per pekan dan dengan kecepatan lebih dari 11 km per jam, memiliki tingkat kemungkinan mati yang sama dengan yang tak berolah raga sama sekali.
Baca juga: Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah, Berikut 7 Tips Mencegah Dehidrasi Saat Menjalankan Puasa
Baca juga: MENGEJUTKAN, 7 Gejala Baru Infeksi Covid-19 yang Tak Terduga, Dehidrasi hingga Sindrom Kawasaki
