Berita Nasional Terkini

Menantu Habib Rizieq Skak Bima Arya, Walikota Bogor Dituduh Jadi Pemicu Kerumunan di RS UMMI Bogor

Menantu Habib Rizieq Shihab skak Bima Arya, Walikota Bogor dituduh jadi pemicu kerumunan di RS UMMI Bogor

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Amalia Husnul A
KOMPAS.com/FIRDA ZAIMMATUL MUFARIKHA
BIMA ARYA - Wali Kota Bogor Bima Arya usai menemui Menko Polhukam Mahfud Md di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO - Menantu Habib Rizieq Shihab skak Bima Arya, Walikota Bogor dituduh jadi pemicu kerumunan di RS UMMI Bogor.

Walikota Bogor Bima Arya hadir sebagai saksi dalam persidangan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab.

Namun, kali ini, Bima Arya mendapat cecaran pertanyaan dari Muhammad Hanif Alatas yang merupakan menantu Imam Besar eks Front Pembela Islam ( FPI), tersebut.

Menantu Habib Rizieq Shihab menilai justru Bima Arya yang memicu kerumunan di RS UMMI Bogor.

Diketahui, Habib Rizieq Shihab didakwa lantaran dinilai menyembunyikan statusnya yang positif Covid-19 saat dirawat di RS UMMI Bogor.

Muhammad Hanif Alatas yang merupakan menantu dari Muhammad Rizieq Shihab (MRS) melontarkan banyak pertanyaan kepada Walikota Bogor Bima Arya yang dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Eksepsi Habib Rizieq Minta Jaksa dan Polisi Tobat, JPU Anggap Terlalu Berlebihan dan Mendramatisir

Baca juga: Tak Beretika? Jaksa Tak Tinggal Diam dengan Eksepsi Habib Rizieq, Aziz Yanuar Beri Alasan Sederhana

Hanif Alatas menanyakan Bima Arya terkait atensi khusus yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor terhadap keberadaan Rizieq Shihab di Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor.

"Kemudian saudara menyatakan memberikan atensi khusus kepada terdakwa karena sorotan publik dan menimbulkan kerumunan. Betul?," tanya Hanif.

Secara cepat Bima Arya menjawab benar terkait pertanyaan dari menantu Rizieq Shihab yang juga merupakan terdakwa dalam perkara ini.

Perlakuan atensi khusus tersebut dilakukan kata Bima, mengingat Rizieq merupakan ulama besar yang memiliki banyak pengikut.

Sehingga keberadaan Rizieq di Kota Bogor dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan padahal saat itu satgas Covid-19 kota Bogor sedang gencar menekan penyebaran virus Covid-19.

Lanjut Hanif menjabarkan penelusuran yang dilakukan pihaknya setelah Bima Arya menyampaikan peristiwa tersebut ke banyak media.

Dirinya mengatakan tindakan yang dilakukan Bima tersebut malah yang memancing para warga untuk mendatangi RS UMMI yang ada di kota Bogor.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved