Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Daya Beli Masih Sepi, Harap Pameran Kesenian Diperbanyak di Balikpapan

Sektor ini bahkan dinilai mampu mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di sektor industri kecil menengah (IKM).

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Dewi K Priani pemilik DNL Dewi Batik Balikpapan menunjukkan produknya yang diikutkan dalam pameran di Plaza Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kementerian Perindustrian menilai industri kerajinan dan batik, merupakan salah satu sektor yang mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19 sehingga dapat bertahan.

Sektor ini bahkan dinilai mampu mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya di sektor industri kecil menengah (IKM).

Meski dipukul mundur oleh pandemi, pengrajin batik berharap perekonomian dapat pulih kembali.

Baca Juga: Geliat Ekspor Kepiting di Balikpapan, Triwulan Pertama di 2021 Nilainya Capai USD 625.927,50

Baca Juga: Evaluasi Sepekan Mobile E-TLE di Balikpapan, Tingkat Konfirmasi Pelanggar Capai Sekitar 47 Persen

Pemilik usaha DNL Dewi Batik, Dewi K Priani menyebut pasar batik tulis miliknya sedikit banyak di pameran-pameran yang digelar.

Karena pameran merupakan salah satu upaya efektif dalam memasarkan produknya.

"Omzet selama pameran sebelum pandemi bisa mencapai Rp 20 juta hingga 30 juta dalam seminggu. Kalau ini masih sepi. Adanya hanya pesanan pribadi, itu pun hanya satu atau dua," ujar Dewi, Selasa (30/4/2021).

Baca Juga: Ekspor Kian Mudah, Berikut Penjelasan Dinas Perdagangan Balikpapan Soal Alurnya

Baca Juga: Pembahasan Refocusing Anggaran Pemkot Balikpapan Rampung Pekan Ini, Terbanyak Insentif Tenaga Medis

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved