Virus Corona di Nunukan
Petugas Terpapar Covid-19, Semua Layanan di Puskesmas Nunukan Ditutup
Hal itu dilakukan lantaran banyaknya petugas di Puskesmas Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, yang terpapar Covid-19 atau virus Corona
Ia katakan, selama ini yang sering memanfaatkan konsultasi layanan online ialah pasien ISPA.
"Pasien dengan keluhan batuk dan pilek ada tim khusus yang pantau tiap hari termasuk obatnya. Jadi khusus ISPA itu ada datanya di tim pemantau. Mereka bebas menelpon kapan saja.
Kalau sudah gawat tengah malam, bisa langsung saja ke RSUD. Karena sementara layanan UGD kami ditutup," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kutim Terus Turun, Sisa Satu Kecamatan Berstatus Zona Merah
Baca Juga: Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, Dinas Pendidikan Berau Sebut Masih Lihat Perkembangan Covid-19
Bahkan, kata dia, sebenarnya ada layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) online. Namun, masyarakat banyak yang tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut.
"Kami punya JKN mobile, tapi banyak yang tidak tau menggunakan itu. Kalau pakai JKN, kita bisa pilih dokternya sendiri. Tapi karena banyak orang yang nggak tau, makanya kami pilih layanan via WhatssApp," tuturnya.
Terpisah Dina Yunus, warga RT 31, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, mengaku selama ini dirinya jarang sekali menggunakan layanan konsultasi online di Puskesmas Nunukan.
Pasalnya, ia tak bisa mengetahui tekanan darahnya seperti yang didapatkannya saat melakukan konsultasi secara langsung.
"Pernah sekali saya gunakan konsultasi online via WA. Waktu itu keluhan saya batuk dan demam. Setelah konsultasi, saya diminta untuk menyuruh anak saya yang sehat untuk mengambilnya.
Tapi lebih enak kalau periksa langsung ke Puskesmas, saya bisa tau tekanan darah berapa. Soalnya tekanan saya kadang naik juga," ungkapnya.
Penulis Febrianus Felis | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nunukan-utara-di-jl-radio.jpg)