Berita Kutim Terkini
Peringati Hari Bumi, Kepala DLH Kutim Ajak Masyarakat Berbuat Baik dan Pelihara Lingkungan
Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 2021, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat untuk berk
Penulis: Syifaul Mirfaqo |
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Dalam rangka Peringatan Hari Bumi Sedunia 2021, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat untuk berkontribusi positif untuk bumi yang lebih baik.
Peringatan Hari Bumi Sedunia (Earth Day) tahun ini tepat jatuh pada hari ini, Kamis (22/4/2021) dengan mengusung tema "Restore Our Earth" atau Pulihkan Bumi Kita.
Hari Bumi tahun ini berfokus pada proses alam, teknologi hijau yang sedang berkembang, dan pemikiran inovatif yang dapat memulihkan ekosistem dunia.
Baca juga: GeNose Belum Ada di Kutim, Kadinkes Pastikan Sudah Pesan 2 Unit, Tinggal Tunggu Giliran
Baca juga: Larangan Mudik Belum Komunikasikan ke Daerah, Kadishub Kutim Masih Memantau Perkembangan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Timur Aji Wijaya Effendie mengatakan, pihaknya terus berupaya dan mendukung aksi-aksi penurunan emisi yang mengembalikan berbagai ekosistem di daerah Kutim.
"Sudah menjadi tugas DLH untuk mengelola, memelihara, dan mengawasi lingkungan hidup di Kutim agar tetap seimbang," ucapnya, Kamis (22/4/2021).
Upaya tersebut dilakukan pemerintah dengan cara mencegah dan meminimalisasi degradasi dan deforestasi.
Kutai Timur dengan wilayah hijau yang begitu luas di 18 kecamatan, tentu harus mendapat pengawasan yang ketat demi meminimalisir kegiatan penggundulan ilegal.
"Keseimbangan antara bumi yang sehat dengan manusia, bermanfaat untuk masyarakat juga dalam berkegiatan ekonomi, kelangsungan hidup, dan meningkatkan kualitas kesehatan," ujarnya pada TribunKaltim.co.
Selain hutan, mengurangi timbul sampah terutama sampah plastik juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
Larangan penggunaan plastik sudah diterapkan di berbagai tempat perbelanjaan guna menekan pencemaran plastik di daerah.
Baca juga: Sekolah di Kutim Siap Pembelajaran Tatap Muka, Menunggu Vaksinasi Covid-19 Bagi Guru Tuntas
Baca juga: Pansus LKPj Tinjau Proyek Jalan di Kutim dan Berau, Pastikan Pembangunan Infrastruktur Utara Kaltim
"Setelah hutan, sampah plastik, dan yang terakhir air. Kita punya sungai yang membelah Kutai Timur," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-dinas-lingkungan-hidup-kabupaten-kutai-timur-aji-wijaya-effendie-tr.jpg)