Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

PGRI Nunukan Minta Pemkab Prioritaskan Ratusan Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia jadi PPPK

Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan.

TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Situasi ujian akhir sekolah di SMPN 2 Nunukan, belum lama ini. TRIBUNKALTARA.COM/FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2021, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan angkat bicara soal guru honorer

Pihak PGRI Nunukan meminta pemerintah prioritaskan ratusan guru honorer di perbatasan RI-Malaysia untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sesuai tema Hardiknas 2021 'Bergerak Serentak Mewujudkan Merdeka Belajar', Abdul Wahid, mengatakan.

Pemerintah perlu memerdekakan tenaga honorer baik guru maupun tenaga kependidikan, menjadi PPPK.

Baca Juga: PGRI Nunukan Setuju Penghentian Kurikulum 2013

Ada ratusan tenaga honorer di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

"Tentu dengan proses seleksi yang lebih mudah bagi mereka yang usianya 35 tahun ke atas termasuk yang sudah mengabdi lama," kata Abdul Wahid kepada TribunKaltara.com, Minggu (2/5/2021) pukul 11.00 Wita.

Menurutnya, tenaga honorer usia 35 tahun ke atas perlu diperhatikan, lantaran mereka rata-rata mengabdi di perbatasan RI-Malaysia mulai 2 sampai 15 tahun lamanya.

Selain kesejahteraan guru, kendala lain yang perlu mendapat atensi pemerintah yakni upgrading SDM guru melalui pelatihan berbasis muatan mata pelajaran.

Baca Juga: Peduli Guru Korban Bencana, PGRI Nunukan Kumpul Rp37,5 Juta

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved