Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Buruh Adukan Perusahaan Lakukan PHK karena Pandemi, Anggota DPRD Kutim: Jangan Pecat Seenaknya

DPRD Kutim menggelar rapat dengar pendapat yang diinisiasi Gabungan Serikat Pekerja, pada Senin (3/5/2021).

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Anggota DPRD Kutim, Asmawardi (topi kuning) geram dengan perusahaan yang memecat pekerja dengan dalih pandemi Covid-19. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

Adi menilai, tidak seharusnya perusahaan memecat karyawan dengan alasan pandemi, karena tentunya setelah dipecat, karyawan semakin kesulitan dalam mencari penghidupan.

Baca juga: Ada Aksi? Respons KSPI Soal BLT BPJS Setop, Prediksi PHK Besar-besaran, Termasuk di 2 Industri Besar

Ia meminta pimpinan daerah untuk menindak tegas perusahaan yang melakukan pemecatan terhadap karyawan agar tidak terus terjadi di Kutim.

"Ini hanya Covid-19, dipecat. Tolong tegaskan ini, untuk perusahaan-perusahaan yang ada di Kutim," ujarnya.

Wagub Hadi Mulyadi Ingatkan Pengusaha, Jangan Jadikan Pandemi sebagai Alasan tak Bayar THR Karyawan

Jelang Lebaran, pengusaha diingatkan untuk wajib membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para karyawannya.

Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, para pengusaha pun tetap berjuang agar usahanya tetap jalan.

Selain memotong gaji para pegawainya, tidak diberikan THR pun berpotensi besar untuk perusahaan yang sedang menuju zona kebangruktan.

Terkait potensi pegawai yang tidak dapat THR dapat dimaklumi oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Minggu (2/5/2021).

Menurutnya, pengusaha yang saat ini sedang mengalami krisis finansial juga tidak bisa bergerak dalam memberikan THR.

Halaman
123
Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved