Ekonomi dan Bisnis

Penutupan Temporer Transportasi 6 Sampai 17 Mei 2021, Membuat Balikpapan Mengalami Inflasi Terendah

Penutupan temporer transportasi 6 sampai 17 Mei 2021, menurut BI Balikpapan, menjadi indikator wilayah Balikpapan.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pesawat terbang sedang berada di daratan Bandara SAMS Sepinggan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur belum lama ini. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

Di sisi lain, menurutnya kelompok informasi komunikasi dan jasa lainnya mengalami deflasi dengan andil -0,02% (mtm), yang dipengaruhi oleh menurunnya harga telepon seluler.

Deflasi juga dialami oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (andil -0,01%/mtm) yang didorong oleh berlanjutnya penurunan harga emas perhiasan seiring dengan tren penurunan harga emas di pasar global.

Baca juga: Kenaikan Tarif Angkutan Udara di Balikpapan Dorong Inflasi April 2021, Terendah 3 Tahun Terakhir

"Ke depan, beberapa faktor yang diperkirakan masih akan memberikan tekanan inflasi, diantaranya adalah naiknya permintaan menjelang Idul Fitri 1442 H, terutama komoditas makanan, minuman dan makanan jadi sebagai dampak larangan mudik Lebaran," jelasnya.

Lalu kenaikan harga daging-dagingan seperti daging sapi dan daging ayam ras mendekati Lebaran.

Selanjutnya, menurunnya pasokan ikan-ikanan di tengah cuaca yang kurang kondusif, serta peningkatan tarif cukai rokok terhadap harga rokok.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan terus bersinergi dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan.

Juga mendukung kelancaran distribusi terutama menjelang Idul Fitri 1442 hijriah ini.

Serta memperkuat koordinasi guna menjaga inflasi tetap rendah dan stabil menuju sasaran 3 persen plus 1. 

Satgas Pangan Pantau Harga

Berita sebelumnya. Bank Indonesia wilayah Kalimantan Timur atau BI Kaltim, klaim wilayah Kaltim selama tiga bulan terakhir di tahun 2021 tidak mengalami inflasi begitu melonjak.

Demikian dibeberkan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim Tutuk Cahyono kepada Tribunkaltim.co pada Senin (12/4/2021).

Dia mengatakan hal ini dikarenakan perekonomian di Kalimantan Timur cukup baik.

Baca Juga: Inflasi Kaltim Februari 2021 Tetap Terkendali, Harga Pangan Mengalami Peningkatan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved