Banjir di Berau
PMI Berau Turunkan Tim Bantu Korban Banjir, Salurkan Air Bersih dan Pengobatan Gratis
Banjir yang melanda sebagian wilayah Berau khususnya di Kampung Tumbit Dayak, Tumbit Melayu dan Long Lanuk yang berlangsung sejak hari Jumat lalu,
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Banjir yang melanda sebagian wilayah Berau khususnya di Kampung Tumbit Dayak, Tumbit Melayu dan Long Lanuk yang berlangsung sejak hari Jumat lalu, mengharuskan PMI Berau mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan assessment.
Dari hasil assessment lapangan didapatkan fakta bahwa sebagian besar rumah warga terendam banjir dengan ketinggian maksimal setinggi dada orang dewasa.
Dari hasil assessment tersebut, ternyata warga sangat kesulitan akan kebutuhan air bersih, pembalut wanita, popok bayi, susu bayi, obat-obatan dan hygiene kit.
Baca Juga: 15 Kampung Terdampak Banjir di Berau, Wakil Bupati Sebut Bencana Tahunan
Baca Juga: Hari Pertama Kerja, Bupati dan Wabup Berau Sidak Kantor Pelayanan Publik dan Soroti Drainase Kotor
Melihat kondisi tersebut, Senin (17/5/2021) tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) PMI Berau kembali mendatangi lokasi banjir dengan membawa tangki air bersih dan membuka pos pelayanan kesehatan.
"Saat ini tim sedang melakukan operasi TDB disana dan kemungkinan akan terus berlanjut beberapa hari ke depan tergantung kebutuhan", ungkap Sekretaris PMI Berau Hatta Basrie, Selasa (18/5/2021).
Total sudah ada 16 orang orang yang mendapat pelayanan dengan rincian 4 dewasa, lansia 8 org, 2 org anak2 dan 2 org bayi yang mendapat pemeriksaan kesehatan gratis di daerah paling terdampak di Kampung Tumbit Dayak yaitu RT 1 dan RT 2.
Baca Juga: Imunisasi Dasar di Berau Terganggu Pandemi Covid-19 2020 Hanya Capai 50 Persen
Baca Juga: Wajib Lapor, Masih Ada THR di Berau yang Belum Dibayarkan oleh Pengusaha
"Masyarakat sangat memerlukan pelayanan kesehatan ini, karena menurut salah seorang warga semenjak hari pertama banjir sampai hari ini baru tim kami yang melakukan ini," kata Ketua PMI Berau Agus Tantomo.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim PMI Berau juga melakukan pelayanan air bersih.
Sebanyak 5.000 liter air dibawa oleh tim dan dibagikan kepada masyarakat yang memerlukan.
Untuk air bersih ini, PMI Berau bekerjasama dengan beberapa pihak antara lain PT Berau Coal dan CV PJA.
Agus juga menambahkan bahwa PMI Berau kembali membuka donasi berupa uang dan barang yang akan disalurkan kesana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tim-tanggap-darurat-bencana-tdb-pmi-berau.jpg)