Sabtu, 25 April 2026

Berita Berau Terkini

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Berau Berkategori Air Masih Tercemar

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Berau, tahun 2020 mengalami penurunan.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Ilustrasi perairan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kategori Air dari 21 sampel sungai di Berau, masuk dalam kategori tercemar ringang. DLHK akui, air rawan untuk tercemar. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

Baca Juga: BPBD Berau Masih Siaga, Antisipasi Banjir Susulan

Baca Juga: Pengelolaan Dana Desa di Berau Gunakan Siskeudes, 100 Kampung Harus Menerapkan

Terkait dengan kejadian baru-baru ini, pihaknya belum bisa memastikan untuk kedepannya.

Meskipun dari data sementara air Sungai Kelay, Kabupaten Berau dipastikan aman setelah uji sampel.

Salah satu limbah yang mempengaruhi pencemaran air terbagi berdasarkan limbah domestik, rumah tangga, limbah perusahaan baik tambah dan perkebunan, termasuk limbah yang berasal dari rumah makan dan perhotelan di Berau.

Bagi perusahaan yang besar dan patuh, mereka diharapkan memiliki Water Monitoring Point (WMP) semacam instalasi pengelolaan limbah.

Baca Juga: Harga Tandan Buah Segar Sawit Berau Berada di Angka Tertinggi

Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Calon Jamaah Haji 2021 Asal Berau, Kemenag Beber Kuota Belum Tersedia

Namun, yang perlu diperhatikan lebih adalah limbah domestik dan memaksimalkan peran masyarakat secara nyata.

Sedangkan pihaknya, telah memaksimalkan untuk mendata terkhususnya pada rumah makan dan hotel.

“Jadi kami memonitoring hotel dan rumah makan, bagaimana mereka dalam perhari estimasi limbah yang mereka hasilkan,” katanya.

Terkait air, mereka mengakui masih harus bekerja keras, dengan meminta dukungan pihak perusahaan, rumah tangga serta pihak lintas sektor terkait.

Baca Juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Data Kerugian Pertanian dan Peternakan Akibat Banjir

Sebab, mayoritas masyarakat menggunakan air untuk kehidupan sehari-hari. Tentu saja, jika pencemaran semakin buruk, akan berhubungan lagi dengan kesehatan manusia.

Pihaknya juga merencanakan untuk pembentukan zonasi untuk mengetahui limbah apa yang paling berpengaruh dalam pencemaran.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved