Kamis, 21 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Perketat Pemantauan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Pada 21 Kios di Berau 

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Berau akui tengah memperketat pemantauan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi.

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Rapat evaluasi oleh tim pengawas pupuk subsidi dari beberapa sektor terkait mengevaluasi beberapa permasalahan pupuk subsidi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Berau akui tengah memperketat pemantauan terhadap penyaluran pupuk bersubsidi pada 21 kios yang berada di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

Kios pupuk subsidi sendiri, tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur

Antara lain pada Kecamatan Batu Putih, Biatan, Biduk-biduk, Sambaliung, Segah, Kelay, Tabalar, Gunung Tabur, Pulau Derawan, Maratua, dan kecamatan Tanjung Redeb.

Kasi Pupuk Pestisida dan Perlindungan Tanaman, Distanak Berau, Bambang Sujatmiko menjelaskan usaha pemantauan secara intens tersebut atas instruksi dari Kementan.

Baca Juga: Sambut Ramadhan, UPZ Pupuk Kaltim Salurkan Zakat Rp 111,8 Juta Bagi Mustahik di Bontang

Lantaran pupuk subsidi dianggap belum berjalan secara maksimal.

Sementara ini, pemantauan yang pihaknya lakukan adalah dengan cara meminta laporan kuota yang masih tersedia setiap triwulan secara lengkap.

“Permasalahan pupuk subsidi ini masih dievaluasi, memang ada anggapan kurang berfungsi untuk peningkatan produksi, begitu juga penyalurannya,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu, (2/6/2021).

Pengawasan langsung pada kios diperketat lantaran untuk sampai pada kios memiliki beberapa alur yang panjang, dikhawatirkan, jika tiba di kios penukaran, terjadi kuota yang berkurang.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Kembangkan Proyek Strategis, Buat Pabrik di Bontang dan Teluk Bintuni Papua Barat

Pihaknya telah menyiapkan sanksi, jika kios penukaran tidak melaporkan data realisasi, distributor diharapkan bisa menghentikan sementara kerjasama dengan kios penukaran.

Kendati kios penukaran pupuk subsidi masih terbilang sedikit dan perlu ditambah.

“Kami juga mengevaluasi terkait adanya dugaan penjualan jauh di atas Harga Eceran Tertinggi,” ungkapnya.

Bambang juga menjelaskan, penukaran pupuk subsidi masih harus mengisi formulir dengan menggunakan KTP.

Baca Juga: Wakil Bupati Penajam Paser Utara Ikut Panen Perdana Hasil Padi Pupuk Organik di Bangun Mulya

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved