Breaking News:

Polemik SMAN 10 Samarinda

BPKAD Kaltim Bantah Lahan Pemerintah Dihibahkan pada Yayasan Melati, Statusnya Hanya Pinjam Pakai

Komisi IV DPRD Kaltim kembali menggelar rapat dengar pendapat di Gedung E, Lantai 1, DPRD Kaltim.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kepala Dinas BPKAD Kaltim, Muhammad Sa'duddin mengatakan, proses hibah tak pernah dilakukan pihak Pemprov Kaltim kepada Yayasan Melati. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

Yayasan Akui Lahan Kampus Melati tak Punya Surat Hibah Resmi dari Pemprov

Diberitakan sebelumnya, Komite SMAN 10 Samarinda mempertanyakan permasalahan lahan hibah yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim kepada pihak Yayasan Melati.

Sebab disinyalir Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memberikan hibah lahan kepada yayasan tersebut untuk dikelola.

Ketika dikonfirmasi langsung, pihak yayasan membenarkan hal tersebut.

Baca Juga: Polemik Pembongkaran SMAN 10 Melati Samarinda, Ini Kata Sekdaprov Kaltim

Ketua Yayasan Melati Murjani ketika dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021) mengatakan, lahan hibah memang diberikan.

Hanya saja pemerintah pada waktu itu tidak memberi surat hibah secara resmi kepada pihak yayasan.

Namun fasilitas yang ada merupakan milik yayasan Melati. Permasalahan ini bukanlah kali pertama terjadi. Hal ini sudah ada sejak tahun 1994 pada kepemimpinan Gubernur H.M Ardans.

Waktu itu pemerintah memberikan kepada yayasan untuk mengolah lahan tersebut. Pemberian lahan tersebut dengan sistem pinjam pakai.

Baca Juga: Polemik Yayasan Melati dan SMAN 10 Samarinda, DPRD Kaltim Sebut Dua Belah Pihak Minta Dipertemukan

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved