Minggu, 19 April 2026

Virus Corona di Bulungan

Bulungan Kembali Dapat Jatah 220 Vial Vaksin Sinovac, Prioritaskan Pelayan Publik dan Lansia

Dinas Kesehatan Bulungan kembali mendapatkan jatah 220 vial vaksin Covid-19 dengan merk Sinovac.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono mengatakan Dinas Kesehatan Bulungan kembali mendapatkan jatah 220 vial vaksin Covid-19 dengan merk Sinovac. TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Dinas Kesehatan Bulungan kembali mendapatkan jatah 220 vial vaksin Covid-19 dengan merk Sinovac.

Jatah 220 vial vaksin atau setara 2.200 dosis ini, telah tiba di Instalasi Farmasi Kabupaten Bulungan sejak seminggu yang lalu.

Menurut Kadinkes Bulungan, Imam Sujono, vaksin tersebut diprioritaskan untuk pelayan publik dan para lansia.

"Vaksin yang datang seminggu yang lalu ini, masih untuk pelayan publik dan lansia," ujar Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono, Rabu (9/6/2021).

Salah satu pelayan publik yang menjadi prioritas adalah guru, yang nantinya akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) serentak, pada Juli mendatang.

Baca juga: Dinkes Beber Data Lansia di Nunukan Capai 10.000 Orang, Vaksinasi Baru Sasar 2.000

"Pelayan publik itu ada TNI, Polri dan ASN, termasuk guru di situ, masih kita prioritaskan," katanya.

Hingga kini vaksinasi bagi guru telah menyentuh angka di atas 90 persen.

Pihaknya optimisitis jelang pelaksanaan PTM nanti, semua guru telah tervaksin.

Meskipun, dia mengakui masih ada beberapa guru yang tidak dapat divaksin mengingat adanya penyakit penyerta atau komorbid.

"Guru sekarang sudah di atas 90 persen, karena guru inikan rencana tatap muka, jadi kita prioritaskan, guru ini kita genjot," ujarnya.

"Kalau sebelum Juli mungkin bisa, barangkali tidak sampai 100 persen, karena komorbid tidak bisa kita berikan, kalaupun tidak 100 persen ya karena komorbid itu," jelasnya.

Bila vaksinasi guru telah mencapai angka 90 persen, lain halnya dengan vaksinasi bagi pelayan publik khususnya ASN.

Imam Sujono mengakui laju vaksinasi bagi ASN masih kurang, pihaknya pun akan meningkatkan kembali vaksinasi bagi ASN.

Langkah ini dilakukan agar fase vaksinasi bagi pelayanan publik bisa rampung dan dilanjutkan dengan fase berikutnya, yakni untuk masyarakat umum.

"Justru ASN ini yang masih kurang, ASN ini kita genjot lagi. Nanti kalau ASN dan pelayan publik sudah clear semua, kita bisa lanjutkan ke masyarakat umum," tuturnya.

Berita tentang Bulungan

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved