Berita Samarinda Terkini

Puluhan Tanda Putar Balik di Samarinda Seberang Kian Meresahkan, Dishub Akan Lakukan Pembenahan

Bagi kita pengguna jalan keberadaan U-turn atau putaran U atau yang lebih kita kenal dengan putaran balik arah pasti sangat membantu jika ingin berbal

Penulis: Rita Lavenia |
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Samarinda, Hari mengatakan tanda putaran balik terbanyak memang bisa dijumpai di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Bagi kita pengguna jalan keberadaan U-turn atau putaran U atau yang lebih kita kenal dengan putaran balik arah pasti sangat membantu jika ingin berbalik arah.

Namun segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, sama seperti U-turn yang banyak terdapat di sepanjang jalan Samarinda Seberang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Samarinda, Hari mengatakan bahwa putaran U terbanyak memang ada di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang.

"Jalan Bung Tomo itu panjangnya tidak sampai 2.500 meter, tapi putarannya ada 19 lebih. Belum lagi kalau digabung dengan yang ada di Jalan Sultan Hasanuddin dan Pattimura," ungkap Hari kepada TribunKaltim.co, saat ditemui di sela kegiatan pembukaan Jembatan Achmad Amins, Kamis (10/6/2021).

Hari menjelaskan bahwa putaran tersebut tercipta dari buatan masyarakat sendiri yang menghancurkan median karena kepentingan pribadi.

Baca juga: Dishub Samarinda Turunkan Personel di Dua Segmen Jembatan Achmad Amins, Dibagi Tiga Shift

"Padahal itu jalan umum, bukan jalan pribadi. Pemerintah sudah memfasilitasi tetapi masyarakat membongkar sendiri," ujarnya menyayangkan.

Hari menuturkan ke depan pihaknya akan melakukan pembenahan dan berkomunikasi dengan pemerintah provinsi bagian penanggung jawab dan pembina jalan.

"Kita sudah rancangkan, tapi ini jalan nasional, namun masuk kota jadi kita sudah menyarankan pembenahan kepada Balai Besar Jalanan Nasional," ujarnya.

Untuk sementara, pihaknya akan meletakan portabel berat di U-turn tersebut.

"Kita akan buat seperti di depan Unmul dan Jalan Pramuka, jika sudah memungkinkan akan kita tutup permanen putarannya," tuturnya.

Baca juga: Jembatan Achmad Amins Dibuka, Walikota Samarinda Minta Dishub dan Kepolisian Lakukan Pengamanan

Untuk waktu pelaksanaanya, Hari menjelaskan belum bisa dipastikan karena saat ini pihaknya tengah melakukan pembenahan median di DI Panjaitan yang menyebabkan kemacetan di Jalan Damanhuri, Samarinda Utara.

"Akan disegerakan setelah itu selesai. Mobil derek kita hanya satu jadi pelan-pelan. Harapan kita semoga masyarakat mengerti. Memang itu memudahkan akses, tapi kalau kita salah memperhitungkan akan menjadi penyebab kemacetan, bahkan lakalantas," ucapnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved