Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Puluhan Babi Mati di Bulungan Diduga Terjangkit ASF, Warga Kurangi Konsumsi Daging Babi

Puluhan babi yang ada di Desa Long Lasan dan Long Pelaah, Kecamatan Peso ditemukan mati mendadak.

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Camat Peso, Jonilius mengatakan, puluhan babi yang ada di Desa Long Lasan dan Long Pelaah, Kecamatan Peso ditemukan mati mendadak. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Puluhan babi yang ada di Desa Long Lasan dan Long Pelaah, Kecamatan Peso ditemukan mati mendadak.

Kondisi tersebut diketahui telah terjadi semenjak tiga minggu yang lalu, namun semakin marak dalam minggu ini.

Dinas Pertanian Bulungan pun telah turun tangan, untuk melakukan pengambilan sampel pada babi-babi yang mati, guna menguji apakah kematian babi-babi tersebut disebabkan oleh African Swine Fever (ASF).

Hal tersebut diungkapkan Camat Peso, Jonilius, Jumat (11/6/2021) saat dihubungi via sambungan telepon.

"Memang ada informasi babi yang mati itu, di Desa Long Pelaah dan Long Lasan," kata Camat Peso, Jonilius.

Baca juga: BKP Tarakan Gandeng Media Sosialisasikan Bahaya Virus ASF pada Babi

"Kalau di Long Lasan katanya sudah tiga minggu ini, sementara untuk Kecamatan Peso baru di dua desa ini," tambahnya.

Mendapati puluhan babi yang mati, banyak warga Peso kemudian mengurangi aktivitas memburu babi dan serta mengurangi mengonsumsi daging babi.

Di samping adanya imbauan dari pihak Kecamatan Peso, untuk selektif dalam melakukan perburuan serta konsumsi babi.

"Untuk yang memburu babi dengan bawa anjing gitukan tolong diperhatikan, kalau ada yang bergejala jangan diambil, jangan dibawa pulang," katanya.

Halaman
123
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved