Berita Bulungan Terkini
Puluhan Babi Mati di Bulungan Diduga Terjangkit ASF, Warga Kurangi Konsumsi Daging Babi
Puluhan babi yang ada di Desa Long Lasan dan Long Pelaah, Kecamatan Peso ditemukan mati mendadak.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
ASF yang Jangkiti Babi Bukan Zoonosis
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pertanian Bulungan memastikan African Swine Fever (ASF), yang menjangkiti babi tidak memiliki sifat zoonosis.
Sehingga penyakit yang disebabkan oleh virus, dengan Genus Asfivirus dan Family Asfarviridae ini, tidak menular pada manusia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Bulungan, Deny, Jumat (11/6/2021).
"Penyakit ternak ada dua sifatnya, satu zoonosis yang bisa menular ke manusia, dan non zoonosis yang tidak menular," ujar Staf Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Bulungan, Deny.
"Untuk ASF, dia ini bukan zoonosis, artinya dia tidak menyebar ke manusia," tambahnya.
Baca juga: Ternak Babi di Maluang dan Paribau Terserang ASF, Ini Harapan DPRD Berau
Sehingga pihaknya meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir atau takut terkena ASF, bila melakukan kontak langsung dengan babi.
Kendati bukan zoonosis, penyakit yang pertama kali masuk di Indonesia pada awal 2020 ini, dapat menyebabkan penyakit pada babi, bahkan dengan fatalitas 100 persen.
Ini berarti bila ada sepuluh ekor babi yang terjangkit, maka kesepuluh babi tersebut, besar kemungkinannya berujung pada kematian.
"Tapi untuk kerugian ekonominya bagi peternak itu bisa 100 persen, artinya bisa semua ternak itu mati bila terjangkit," katanya.
Menyangkut adanya dugaan ASF di Bulungan, pihak Dinas Pertanian Bulungan telah menurunkan tim untuk mengambil sampel ke Kecamatan Peso, tepatnya di Desa Long Lasan dan Desa Long Pelaah.
Baca juga: Dugaan Virus ASF, Dinas Pertanian Bulungan Ambil Sampel di Kecamatan Peso
Di mana dalam seminggu terakhir, setidaknya terdapat puluhan babi, baik babi hutan maupun babi ternak yang mati secara mendadak.
Pihak Dinas Pertanian Bulungan, mengaku belum dapat memastikan apakah kematian babi-babi di wilayah Peso, positif ASF atau tidak, mengingat masih memerlukan hasil pengujian sampel di laboratorium.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/camat-peso-jonilius-mengatakan.jpg)