Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2020 Ditolak Dewan, Gubernur Isran Noor: Kalau Kecil-kecil tak Efisien

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Pemberlakuan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim, Nomor 49 Tahun 2020

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO KARTONO
Gubernur Kaltim, Isran Noor saat ditemui media di Gedung Odah Etam di Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Senin (14/6/2021). 

TRIBUKALTIM.CO, SAMARINDA - Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Pemberlakuan Peraturan Gubernur atau Pergub Kaltim Nomor 49 Tahun 2020.

Khususnya yang termuat pada pasal 5 ayat 4 tentang bantuan keuangan dana pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kaltim minimal Rp 2,5 miliar per paket kegiatan, tuai penolakan dari Legislatif DPRD Kaltim.

Karena menurut anggota dewan, bantaun keuangan pokir tersebut harusnya tetap diberikan tanpa batasan nominal seperti yang disebutkan dalam pergub tersebut.

Ditanya mengenai penolakan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menanggapi dengan biasa.

Baca Juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Nilai tak Perlu Pergub dalam Memberi Hukuman Pelaku Karhutla

Karena menurutnya, semakin besar anggarannya semakin bagus karena selama ini Pemprov Kaltim harus melakukan efisiensi.

"Nanti uangnya kecil-kecil tidak efisien. Tahun 2020 saja kita bisa kelebihan belanja hampir Rp 1 triliun," terangnya saat ditemui Tribunkaltim.co dalam suatu kegiatan, Senin (14/6/2022).

Bahkan Isran Noor, menilai kelebihan belanja tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya.

"Semua anggaran itu habis padahal program kita jalan, tidak ada yang tidak jalan," ucapnya singkat.

Punya Kelemahan dan Terkesan Mendadak

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved