Virus Corona di Nunukan

UPDATE Virus Corona di Nunukan, Satu Warga Sei Nyamuk Meninggal Usai Terpapar Covid-19

Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan telah meninggal dunia di ruang perawatan Covid-19, RSUD Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
PANDEMI CORONA - Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono saat menjelaskan kasus perkembangan virus Corona. Update kasus konfirmasi Covid-19 di Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (14/07/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan telah meninggal dunia di ruang perawatan Covid-19, RSUD Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Rabu 14 Juli 2021.

Menurut juru bicara (Jubir) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono, identitas pasien inisial MA, 61 tahun.

Berjenis kelamin laki-laki yang merupakan warga Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 Juli lalu itu, memiliki komorbid jantung DM tipe 2, dan edema paru.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Nunukan Terus Meningkat, Satgas Kembali Perpanjang PPKM Mikro

"Tadi meninggal dunia di RSUD Nunukan. Pasien itu meninggal karena gagal nafas. Selain itu, dia memiliki komorbid jantung DM tipe 2, dan edema paru," kata kata Aris Suyono kepada TribunKaltara.com pada Rabu (14/7/2021) sore.

Aris mengaku, saat ini petugas yang memakamkan pasien konfirmasi Covid-19 itu, sedang proses penggalian kubur.

"Belum dikebumikan, masih penggalian kubur," ungkapnya.

Pasien Sembuh Bertambah

Sementara itu, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan hari ini bertambah 84 pasien.

Sementara yang sembuh dari Virus Corona adalah 8 orang.

Dari 84 pasien itu, 18 di antaranya merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah.

"Sebanyak 18 orang itu pelaku perjalanan. 11 pasien di antaranya merupakan karyawan PT Adi Karya Desa Mansalong," ungkapnya.

"Satu orang di PT KHL 4, Desa Sebuku. Sisanya lokal semua," ucapnya lagi.

Baca juga: PPKM Mikro di Nunukan Diperpanjang, Bupati Laura Sebut Swab Bagi Pelanggar Prokes Efektif

Untuk 8 kasus sembuh, kata Aris, setelah dinyatakan selesai masa isolasi mandiri.

Sampai minggu ke 28 tahun 2021, angka kesembuhan di Kabupaten Nunukan menurun jadi 72,76 persen.

Hal itu dari total kasus konfirmasi yang tercatat 2.140 kasus.

"Dan 1.557 pasien dinyatakan sembuh," ujarnya.

Baca juga: Jenazah Pasien Covid-19 Minta Dibawa Pulang Keluarga, Sempat Adu Mulut dengan Staf RSUD Nunukan

Sementara, angka kematian meningkat jadi 1,50 persen atau 32 kasus.

Perkembangan angka positif rate terakhir pada minggu ke 28, tanggal 13 Juli 2021 di Kabupaten Nunukan meningkat, sebesar 19,08 persen.

Hingga minggu ke-28 tahun 2021 Kabupaten Nunukan masih bertahan di zona risiko sedang (Oranye).

Sekadar diketahui, ketersediaan ruang isolasi Covid-19 yakni:

- Ruang isolasi RSUD Nunukan kapasitas 100 orang, terisi 10 pasien.

- Ruang perawatan suspek, kapasitas 45 orang, terisi 4 pasien.

- Ruang ICU suspek, kapasitas 6 orang, terisi 0.

- Ruang ICU Covid-19, kapasitas 6 orang, terisi 6 pasien.

- Ruang pemulihan Binusan, kapasitas 25 orang, terisi 0.

- Rusunawa, kapasitas 500 orang, terisi 38 pasien.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Disdikbud Nunukan Batalkan PTM Terbatas untuk 2 Pulau dan 3 Kecamatan

Jumlah terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Nunukan hingga hari ini sebanyak 2.140 kasus.

Adapun rincian kasus sebagai berikut:

- Sebanyak 551 pasien sedang dirawat

- Sebanyak 1.557 pasien dinyatakan sembuh.

- Sebanyak 32 pasien meninggal dunia.

- Suspek yang dipantau 737 orang.

- Kontak erat yang dipantau 220 orang. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved