Jumat, 10 April 2026

Virus Corona di Nunukan

6 Vaksinator Melayani 2 Ribuan Warga Nunukan, Dinkes Merasa Sempat Lemah

Berturut-turut, sejak Kamis 12 Agustus 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan gelar vaksinasi massal di GOR Dwikora Nunukan.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Antrean warga Nunukan sebagai peserta vaksinasi di meja skrining dan meja vaksinator, GOR Dwikora Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (14/8/2021) siang. TRIBUNKALTARA.COM/F FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Berturut-turut, sejak Kamis 12 Agustus 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan gelar vaksinasi massal di GOR Dwikora Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Jumlah sasaran tiap hari berbeda-beda tergantung jumlah warga yang mendaftar melalui aplikasi yang sudah disebarkan oleh Dinkes Nunukan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Irma, mengatakan, pada Kamis (12/8/2021) lalu sebanyak 910 warga Nunukan telah menerima vaksin dosis pertama.

Padahal sebelumnya sasaran yang telah mendaftar melalui aplikasi sebanyak 800 orang.

Baca juga: Ketentuan PPKM Level 3 di Nunukan Agak Dilonggarkan, tapi Dengan Beberapa Pembatasan

Lanjut, pada Jumat (13/8/2021), kata Irma, peserta vaksin yang datang justru lebih sedikit dari jumlah yang sudah mendaftarkan diri.

Yakni sebanyak 490 orang dari 500 warga yang telah mendaftar sebagai penerima dosis pertama.

Lalu, pagi tadi Dinkes Nunukan menarget 800 dosis akan diberikan kepada warga Nunukan.

Hari ini target 800 orang. Selesai vaksin sore nanti baru bisa diketahui berapa angka pastinya. Karena tidak semua orang lolos skrining atau bisa mendapatkan vaksinasi.

Baca juga: PPKM di Nunukan Turun ke Level III, Bupati Asmin Laura Ingatkan Penguatan 3T

"Selain itu, belum tentu yang kami SMS untuk datang ke lokasi vaksin, bisa datang. Bisa saja dia sakit, atau sudah vaksin di Faskes, atau bahkan pulang kampung," kata Irma kepada TribunKaltara.com, Sabtu (14/8/2021).

Kendati begitu, beber Irma tak sedikit juga warga yang belum mendaftar tapi justru datang ke lokasi vaksin.

Dari pantauan di lapangan, tampak puluhan warga sempat berkerumun di meja pendaftaran untuk menyetor berkas berupa KTP dan KK.

Kali ini, agar antrean tertata rapi, petugas dari Dinkes mengatur kursi menjadi lima bersaf. Dari barisan depan hingga ke belakang diikat tali.

Baca juga: Jubir Satgas Covid-19 Nunukan Sebut Sampai Minggu Ketiga Agustus Kasus Positif Bakal Massif

Selain itu, meja skrining dan meja vaksinator digabung jadi satu. Hal itu dilakukan untuk efesiensi waktu.

"Mereka yang belum mendaftar berati belum dapat undangan berupa SMS. Nah itu, kami kasi waktu pukul 12.00 Wita ke atas untuk datang ke lokasi vaksin. Tentu kami layani sepanjang punya KTP. Lalu, usia 18 tahun ke bawah wajib membawa KK atau KTA," ucapnya.

Sementara itu, vaksinasi massal ini juga terbuka untuk Lansia yang berusia 60 tahun ke atas.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved