Berita Samarinda Terkini
Update Penyelidikan Ponton Batubara Tabrak Jembatan Mahakam Samarinda, Agen Kapal Siap Disanksi
Update penyelidikan ponton batubara tabrak Jembatan Mahakam Samarinda, agen kapal siap disanksi
Ia belum memastikan apakah pihak nakhoda kapal melakukan kesalahan teknis atau tidak.
Hal tersebut ia serahkan kepada penyelidikan dari Polairud.
"Dia kan ada timernta tidak bisa lewat seenaknya jadi KSOP menyusun jadwal kapan dia harus lewat.
Belum sampai kepada pandu.
Dari Kalau dari pandu tidak sampai begini," ucapnya.
Baca juga: Sanksi Kapal Tabrak Jembatan Mahakam Samarinda, Ganti Rugi hingga Pembekuan Izin Berlayar
Beredar video Kapal Tongkang menabrak pilar jembatan Mahakam.
Kapal tersebut dalam posisi melintang. Sehingga hal tersebut mengganggu aktifitas kapal lainnya yang melintas di sungai Mahakam.
Respon Gubernur Kaltim
Gubenur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor merespons terkait kabar Jembatan Mahakam yang ditabrak Kapal Tongkang, Senin (30/8/2021) pagi.
Ia mengaku baru mendengarkan informasi tersebut dari awak media.
Saat ini pihaknya menindaklanjuti insiden yang terjadi Senin tadi pagi.
Jika memang terbukti ada unsur kelalaian dan kesengajaan, maka akan mendapatkan sanksi.
"Pasti kita tindak lanjuti.
Ada sanksi segala macam kita evaluasi dulu, ada hal disengaja, lalai pasti ketahuan, kerja sama dengan pihak perhubungan," ucapnya.
Saat ini pihaknya masih belum ada rencana untuk merenovasi jembatan yang berumur 35 tahun tersebut.
Baca juga: Sanksi Kapal Tabrak Jembatan Mahakam Samarinda, Ganti Rugi hingga Pembekuan Izin Berlayar
"Tidak menghitung.
Itu sepanjang bisa dipakai, dipakai saja dulu," ucap Isran Noor usai menghadiri Groundbreaking pembangunan gedung Denpom VI/I Samarinda.
Diberitakan sebelumnya, beredar video Kapal Tongkang menabrak pilar atau tiang Jembatan Mahakam Samarinda, Senin (30/8/2021). (*)