Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Polres Kutai Timur Musnahkan 4 Kg Sabu dan 500 Butir Esktasi, Bupati Beri Apresiasi

Kepolisian Resor Kutai Timur melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 4 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 500 butir

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Kegiatan pemusnahan barang bukti berupa narkoba jenis sabu sebanyak 4 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 500 butir di halaman Mako Polres Kutim, Jumat (10/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Kepolisian Resor Kutai Timur melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 4 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 500 butir.

Narkotika yang dimusnahkan ini merupakan hasil pengungkapan Reserse Nakorba Polres Kutim, terhadap sindikat antar provinsi pada akhir bulan Agustus 2021 lalu.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Welly Djatmoko menyebutkan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil dari pengungkapan kasus dari 2 tersangka.

"Kegiatan pemusnahan ini dilaksanakan setelah merujuk surat pernyataan tersangka atau kuasanya tanggal 31 Agustus 2021 tentang persetujuan pemusnahan barang bukti atau benda sitaan," ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Berikut Kronologi Penangkapan Tersangka Pengedar Sabu 25 Kg Serta Ekstasi di Samarinda

Baca juga: Hasil Pengembangan, Polsek Balikpapan Barat Amankan Lagi Pengedar Sabu

Baca juga: BREAKING NEWS Peredaran 25 Kg Sabu dan 30 Ribu Pil Ekstasi Digagalkan Polresta Samarinda

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini untuk menjalankan perintah undang-undang dan transparansi penanganan perkara penyalahgunaan narkotika.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dicampurkan dengan air, diblender, dan kemudian dilarutkan ke dalam kloset.

Sementara itu, Bupati Kutai Timur yang turut hadir mengikuti kegiatan pemusnahan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja Polres Kutim.

"Kami sangat menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Polres Kutai Timur," ujarnya.

Dengan keberhasilan Polres Kutim dalam mengungkap peredaran gelap narkoba ini, setidaknya kurang lebih 40 ribu jiwa bisa terselamatkan.

Bupati tidak memungkiri bahwa Kutai Timur menjadi daerah yang rawan dijadikan akses peredaran gelap barang haram tersebut.

"Sudah sering saya menyampaikan bahwa jalur Kutai Timur ini nampaknya menjadi jalur yang paling strategis bagi mereka (penyelundup narkoba)," ucapnya.

Baca juga: Awalnya Dicecoki Sabu, Anak Tiri di Kota Mataram Juga Disuruh Ibu Tirinya Jual Narkoba

Untuk itu, orang nomor satu di Kutim tersebut meminta agar seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa berhati-hati terhadap barang haram ini.

Ia mengimbau agar masyarakat menjauhi narkoba dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan tindak pidana lainnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved