Virus Corona di Nunukan
PMI Nunukan Butuh Trombosit Satu Kantong Darah O, Permintaan Masih Tinggi
Palang Merah Indoensia (PMI) cabang Nunukan, Kalimantan Utara, butuhkan satu kantong darah O untuk permintaan Trombosit
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Palang Merah Indoensia (PMI) cabang Nunukan, Kalimantan Utara, butuhkan satu kantong darah O untuk permintaan Trombosit (TC), pasien kebidanan di RSUD Nunukan.
Hal itu disampaikan oleh Humas dan Pelestarian dan Pencarian Donor Darah Sukarela (P2D2S), Unit Donor Darah PMI Nunukan, Aditya Pratiwi
"Saat ini di RSUD Nunukan ada satu pasien yang membutuhkan trombosit, satu kantong darah O. Kami baru siapkan tiga kantong, sisa satu kantong lagi," kata Aditya Pratiwi kepada TribunKaltara.com, Sabtu (11/09/2021), pukul 17.00 Wita.
Wanita yang akrab disapa Tya itu mengaku, stok darah di PMI saat ini masih jauh dari standar.
Baca juga: Status Zona Covid-19 di Nunukan Kalimantan Utara Sudah Kuning
Baca juga: Nunukan Masuk Zona Kuning, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Boleh Saja Dibuka
Baca juga: Jadwal Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Pulau Nunukan, Khusus SMP dan Sederajat
Untuk stok sel darah merah atau Pack Red Cell (PRC) di unit PMI Nunukan saat ini.
Sebagai berikut:
- A: 9
- B: 1
- O: 8
- AB: 4
Sementara itu, untuk stok darah jenis TC saat ini, hanya darah O sebanyak 2 kantong.
Pasokan minimum yang seharusnya itu untuk sel darah merah, golongan darah A dan B minimal 25 kantong.
Golongan darah O minimal 30 kantong, dan AB minimal 15 kantong.
"Jadi saat ini stok darah kami sangat kurang," ucapnya.
Baca juga: PTM Terbatas di SDN 001 Sebatik Timur Sudah Berjalan 2 Pekan, Kadisdibud Sebut Pulau Nunukan Belum
Apalagi kata Tya untuk pasien yang membutuhkan darah jenis trombosit, pihaknya harus mendapat pendonor yang baru.
"Kalau darah jenis trombosit, begitu ada pasien harus cari pendonor yang baru. Tidak boleh ambil darah dari stok. Apalagi stoknya sudah lewat dari lima hari," ujarnya.
Menurut Tya, pandemi Covid-19 membuat mereka sulit untuk mendapatkan pendonor darah lagi.
Dia mengaku, banyak perusahaan yang khawatir mengadakan kegiatan donor darah, lantaran berpotensi terjadinya kerumunan orang.
Baca juga: Vaksinasi 1.400 Dosis di GOR Dwikora Nunukan Warga Berkerumun Abaikan Prokes, Dinkes Beri Penjelasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/harian-unit-donor.jpg)