Breaking News:

Berita Paser Terkini

Kejari Paser Musnahkan Ribuan Alat Bukti Tindak Pidana Umum, Kasus Narkotika Masih Mendominasi

Kejaksaan Negeri Paser memusnahkan berbagai macam barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah inkrah melalui hasil putusan peradilan

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Paser Mochammad Judhy Ismono, bersama Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, beserta Kepala Pengadilan Negeri Tanah Grogot, dan Perwakilan Penerima Kabupaten Paser, yang berlangsung di halaman Kejari Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (21/9/2021).TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Kejaksaan Negeri Paser memusnahkan berbagai macam barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah inkrah melalui hasil putusan peradilan.

Pemusnahan dilakukan oleh Kajari Paser Mochammad Judhy Ismono, bersama Kapolres Paser AKBP Eko Susanto, Kepala Pengadilan Negeri Paser, beserta perwakikan dari Pemerintah Daerah, yang berlangsung di halaman kantor Kejari Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (21/9/2021).

Barang bukti yang dimusnahkan hari ini, merupakan perkara dari bulan April hingga September 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Paser Judhy mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan tugas dari kejaksaan di akhir penanganan perkara.

"Hal ini sudah diatur dalam undang-undang, bahwa Kejaksaan sebagai eksekutor pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," terangnya, saat ditemui usai kegiatan.

Baca juga: Bea Cukai Nunukan Terima Barang Bukti Ribuan Miras Ilegal, Hasil Operasi Satgas Yonarhanud 16/SBC

Baca juga: Pengedar Narkoba di Berbas Pantai Diringkus, Polres Bontang Amankan Barang Bukti 6 Poket Sabu

Baca juga: Bupati dan Kejari Kubar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Judhy menambahkan, pemusnahan dilakukan dengan tujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti halnya, mengantisipasi hilangnya barang bukti dari tempat penyimpanan di Kejari Paser.

"Kita juga menghindari adanya oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap barang bukti tersebut," jelasnya.

Tidak ada waktu tertentu dilakukannya pemusnahan barang bukti oleh Kejari Paser, hanya didasarkan pada banyaknya barang bukti yang ada di gudang penyimpanan.

"Kita tidak menargetkan berapa kali dalam setahun, karena tempat penyimpanan barang bukti kami terbatas, begitu sudah penuh, pasti kita lakukan pemusnahan," tegas Judhy.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved