Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Jubir Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Capaian Dosis Kedua di Balikpapan Masih Rendah

Cakupan vaksinasi kumulatif hingga saat ini untuk dosis satu sudah 54 persen dan dosis kedua baru menyentuh angka 24 persen.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi masyarakat Kota Balikpapan mendapat vaksinasi Covid-19 di sentra vaksinasi gedung BSCC Dome Balikpapan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua di Balikpapan berbanding terbalik.

Cakupan vaksinasi kumulatif hingga saat ini untuk dosis satu sudah 54 persen dan dosis kedua baru menyentuh angka 24 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, untuk dosis kedua memang masih sangat rendah.

Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, salah satunya terkait interval waktu penyuntikan 28 hari setelah dosis satu.

"Jadi, setelah terima dosis pertama itu masyarakat harus menunggu 28 hari untuk terima dosis kedua. Ada rentang waktu yang cukup lama," ujarnya, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Jumlah Pasien Turun, Embarkasi Haji Balikpapan Tak Lagi Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Baca juga: Sentra Vaksinasi untuk Wilayah Balikpapan Timur Dibuka, Begini Sambutan Warga

Baca juga: Walikota Rahmad Masud Buka Sentra Vaksinasi Baru di Asrama Haji Balikpapan Timur

Selain itu, Kota Balikpapan yang juga berstatus sebagai pintu gerbang di Kalimantan Timur, sangat berpengaruh.

Kebanyakan masyarakat yang hendak bepergian hanya melakukan vaksinasi dosis pertama. Sementara dosis dua dilakukan di daerah tujuan.

"Masyarakat yang akan berangkat itu vaksin dosis satu di klinik KKP, sedangkan dosis kedua dilakukan di tempat tujuan. Jadi pada daerah pintu gerbang memang bisa seperti ini," ungkapnya.

Adapun faktor lainnya ialah ada juga masyarakat yang kurang pro aktif untuk mendapatkan suntikan dosis kedua.

Padahal waktu atau tanggal jadwal penyuntikannya yang ditetapkan sudah lewat dari batas.

Baca juga: UPDATE Capaian Vaksinasi Covid-19 di Balikpapan, Dosis Pertama 54 Persen

Wanita yang akrab disapa Dio itu mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan suntikan kedua.

Dan waktunya sudah lewat agar segera menghubungi Dinas Kesehatan atau datang ke BSCC Dome Balikpapan.

"Jika kehilangan jejak penyelenggaranya bisa menghubungi DKK saja atau ke BSCC Dome," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19.

Khususnya kepada masyarakat untuk mengejar segera terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity di suatu kelompok. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved