Breaking News:

Virus Corona di Berau

Bupati Berau Sri Juniarsih tak Mau Ambil Risiko untuk Beri Izin Kegiatan Keramaian

Mengantisipasi kerumunan massa dan risiko penularan Covid-19, saat ini Bupati Berau masih menimbang

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Soal keramaian saat pandemi Covid-19, Bupati Sri Juniarsih, pemerintah daerah akan mengikuti instruksi tersebut ketika sudah dibuat dalam bentuk edaran, Jumat (1/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Mengantisipasi kerumunan massa dan risiko penularan Covid-19, saat ini Bupati Berau masih menimbang.

Yakni untuk memberikan izin pelaksanaan kegiatan yang berpotensi menghadirkan massa dalam jumlah banyak.

Walaupun sebenarnya, Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan sebenarnya pemerintah pusat telah merestui kegiatan berskala besar seperti konser musik, bazar, resepsi pernikahan maupun kegiatan pertandingan olahraga.

Tetapi Bupati Berau tidak ingin gegabah. Dikatakan Bupati Sri Juniarsih, pemerintah daerah akan mengikuti instruksi tersebut ketika sudah dibuat dalam bentuk edaran.

Baca juga: Dinkes Berau Ingatkan Waspada Ancaman DBD di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Soal Pelaksanaan PTM di Berau, Bupati Sri Juniarsih Masih Tunggu Instruksi dari Pusat

Baca juga: Kasus Covid-19 di Berau Meningkat, Bupati Sri Juniarsih akan Buat Pemberlakuan Jam Malam

Edaran tersebut nantinya yang akan menjadi acuan daerah dalam memberikan restu kepada masyarakat.

“Ketika ada acuan dan restu dari pusat kami tentu akan berikan izin untuk melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak seperti konser musik dan pernikahan skala besar serta pembukaan sarana olahraga," katanya kepada TribunKaltim.co, Minggu (1/10/2021).

Sri Juniarsih mengingatkan, saat ini Kabupaten Berau masih dalam kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Sehingga kegiatan-kegiatan yang dapat mengumpulkan massa dalam jumlah banyak tersebut tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan.

Bupati khawatir, jika masyarakat terlalu euforia dengan terus melandainya kasus Covid-19. Jika abai terhadap protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan kasus akan kembali naik.

“Bisa melaksanakan bazar dan kegiatan umum lainnya, tapi harus protokol kesehatan. Selain itu menunggu Juknis (petunjuk teknis) atau dasarnya dari pusat biar tidak ada yang saling disalahkan nantinya,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved