Berita Pemkab Kutai Barat

ANBK di Kutai Barat Digelar Awal Oktober, Jaringan Internet Diharapkan Berjalan Lancar

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk pertama kali pada tahun 2021 ini akan dilakukan secara serentak.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Kubar
Suasana simulasi atau pra-ANBK di SMP 4 Ngenyan Asa, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk pertama kali pada tahun 2021 ini akan dilakukan secara serentak.

Ke depannya, ANBK akan menggantikan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) yang masih dilaksanakan hingga sekarang.

Saat ini, sekolah-sekolah mulai melaksanakan ANBK tidak terkecuali, di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

"ANBK yang dilaksanakan sekarang ini untuk mengukur kemampuan siswa dalam bidang akademik. Jadi belum digunakan sebagai standar kelulusan. Kami juga masih tunggu seperti apa ke depannya," kata Kepala SMP 4 Ngenyan Asa, Daniel Dano.

Baca juga: Dampak Intensitas Hujan Cukup Tinggi, Pemkab Kubar Upayakan Penanganan Jembatan Bongan

Dijelaskannya, seluruh sekolah di Kubar termasuk SMP 4 Ngenyan Asa saat ini juga sudah menyelesaikan pra-ANBK beberapa waktu lalu.

Sebelum nantinya pada awal Oktober 2021 ini dilangsungkan secara serentak.

Menurut Daniel, ANBK yang akan dilakukan ini masih bersifat random atau acak bagi para pelajar karena tidak seluruh pelajar mengikutinya.

ANBK ini dikhususkan bagi siswa yang berada di kelas VIII untuk tingkat SMP, kelas V di tingkat SD dan kelas XI di tingkat SMA.

"Seperti di SMP 4, tidak seluruhnya siswa mengikuti. Hanya 45 orang siswa dan 5 orang cadangan yang dipilih secara acak dari pusat sebagai koresponden," tambahnya.

Baca juga: Kubar Bertekad Wujudkan Zero Stunting, Bupati: Rembuk Dilakukan Serius dan Berkomitmen

Kegiatan pra ANBK ataupun simulasi yang dilaksanakan SMP 4 Ngenyan Asa selama dua hari tersebut, kata Daniel, berjalan lancar.

Hanya pada hari pertama mengalami kendala jaringan internet.

Namun untuk hal lainnya saat pelaksanaan awal Oktober nanti, semua telah disiapkan. 

"Ya, harapan kita semoga nanti bisa berjalan dengan lancar. Khususnya untuk jaringan internet, ini yang menjadi kekhawatiran utama. Apalagi saat ini juga jaringan internet sering mengalami gangguan. Kita juga akui, untuk jaringan internet ini kita tidak bisa berbuat banyak dan mempersiapkan apa-apa," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved