Sabtu, 18 April 2026

Gadis Kutim Ditemukan Meninggal

Cerita Polisi Tangani Kasus Pembunuhan Juwanah, Temui Jalan Buntu hingga Isu Mistik

Rekonstruksi yang dilakukan oleh jajaran Reskrim Polresta Samarinda pada hari Selasa (12/10/2021) hari ini menjadi titik terang

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Rekonstruksi pembunuhan Juwanah oleh Rendi di Mapolresta Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (12/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rekonstruksi yang dilakukan oleh jajaran Reskrim Polresta Samarinda pada hari Selasa (12/10/2021) hari ini menjadi titik terang kasus pembunuhan Julia alias Juwanah (25) untuk diproses lebih lanjut.

Pengungkapan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Rendi Sardani (35) ini rupanya menyisakan sedikit isu mistik.

Sebab, selain tersangka yang didatangi oleh arwah penasaran korban, rupanya tim penyidik dari Unit Jatanras Polresta Samarinda pun ikut dikunjungi oleh arwah perempuan cantik yang ditemukan sudah menjadi tulang belulang tersebut.

"Banyak teman-teman penyidik yang ngelihat. Dia (arwah Juwanah) duduk di ruang penyidik, bajunya yang pas di hati, dia dibunuh," cerita Kanit Jatanras Macan Borneo Polresta Samarinda, Ipda Dovi Eudy kepada TribunKaltim.co.

Baca juga: Polisi akan Tes DNA untuk Memastikan Korban Juwanah Wanita Asal Kutim yang Dibunuh

Baca juga: Ayah Juwanah Korban Pembunuhan Lihat Rekonstruksi: Perempuan Kok Dibunuh, Salah Apa

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Juwanah di Samarinda Terancam Hukuman Seumur Hidup

Kendati demikian, ia menerangkan hal tersebut tidak menjadi beban bagi mereka untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap perempuan berusia 25 tahun tersebut.

Ia juga mengatakan, kasus pembunuhan kali ini bisa dikatakan cepat terungkap berkat kerjasama seluruh Unit Reskrim Polresta Samarinda.

"Laporannya (pihak keluarga) yang lambat masuk ke kita. Karena 16 hari baru melapor. Memang ada menyebarkan informasi si korban (Juwanah) hilang, tapi enggak ada laporan ke kepolisian," terangnya.

Lebih jauh Ipda Dovi Eudy menjelaskan, pencarian Juwanah sempat mendapat jalan buntu saat pihaknya melakukan penyelidikan dan hampir tidak menemukan jejak sedikitpun.

Ia menguraikan, awalnya mereka bergerak dari laporan pihak keluarga bahwa Juwanah hilang sudah 16 hari lamanya.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pelaku Rendi Habisi Nyawa Juwanah, Sempat Beli Pisau di Minimarket di Samarinda

Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan termasuk mencari informasi dengan siapa korban terakhir bersama, hingga akhirnya mengerucut ke Sopir Perusahaan, yakni Rendi.

"Kita lakukan penggeledahan di kontrakan tersangka tapi enggak dapat apa-apa. Jadi sempat hampir nyerah," kenangnya.

Namun ditegaskannya, bukan Macan Borneo jika menyerah begitu saja. Berbekal dari seluruh chatt antar tersangka dan korban yang telah dihapus, mereka kembali yakin ada yang disembunyikan Rendi.

"Jadi kami ke rumah orangtua tersangka. Kita geledah, dan benar saja di dalam lemari kamar kita dapati barang-barang berharga milik korban," terangnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Ayah Juwanah Berharap Penegak Hukum Memberi Hukuman Setimpal

Dengan hasil temuan tersebut, Rendi tidak dapat mengelak lagi dan langsung digelandang ke Mapolresta Samarinda, hingga mengakui sudah membunuh Juwanah dan membuangnya di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, tepatnya Jalan AP. Mangkunegara, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Kini tersangka Rendi tinggal menunggu kelengkapan berkas untuk menjalani sidang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved