Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pemkot Tarakan Dukung Stimulan Petani Wujudkan Wisata Buah-buahan

Di tengah kondisi lahan terbatas, perlu ada inovasi dan kreativitas mengembangkan komoditas pertanian

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Walikota Tarakan, Khairul, saat meninjau kegiatan pertanian di momen Hari Pangan Sedunia, Kamis (14/10/2021) di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTARA.CM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.COM, TARAKAN - Di tengah kondisi lahan terbatas, perlu ada inovasi dan kreativitas mengembangkan komoditas pertanian.

Salah satunya dikatakan Wali Kota Tarakan, pertanian metode hidroponik yang bisa dilakukan di pekarangan rumah masing-masing warga Tarakan, Minggu (17/10/2021).

Selain itu ia juga mengharapkan adanya kesamaan visi dan misi kepada masyarakat jika ingin mewujudkan Kawasan wisata pertanian seperti buah-buahan.

Pihaknya juga mengakui ada bantuan stimulant tentunya yang akan diberikan seperti bantuan bibit, bantuan pupuk dan saat ini sedang diupayakan.

Baca juga: Ekspor Perdana Bandeng Beku dari Kota Tarakan dengan Tujuan ke Tiongkok

Baca juga: Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian di Kaltara, KPwBI Perkenalkan Metode Hazton

Baca juga: Astra Kreatif: PT WKP Beri Bantuan Holtikultura & Perlengkapan Pertanian kepada Kelompok Tani

“Jadi melihat holtikurtura, sayur-mayur kita di Tarakan sudah bisa swasembada. Kebutuhan dan produksi seimbang,” ujarnya.

Meski lanjutnya, ada waktu tertentu misalnya karena musim, musim hujan, panen komoditas cabai misalnya bisa terjadi penurunan begitu juga beberapa jenis sayuran.

"Tinggal itu yang disiasati bagaimana supaya kontinuitas. Dan itu kan bisa dengan teknologi. Dan saya katakan ini Tarakan ini takdir kita lahan kita terbatas," bebernya.

Sehingga tentu sulit untuk dikembangkan. Namun lanjutnya, dengan kondisi lahan terbatas harus bisa tetap survive.

Baca juga: Petani Usulkan Bantuan Alat Pertanian, Kades Malinau Kota Sebut Pengadaan Dianggarkan Tahun 2022

Teknologi pertanian seperti hidroponik menjadi solusi pengembangan di kondisi lahan terbatas.

"Misalnya memanfaatkan pekarangan terbatas dan semua melakukan itu, jika ditotal pasti hasilnya cukup besar," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved