Berita Kaltim Terkini

Kabar Solar Susah Dicari, Pertamina Pastikan Kebutuhan BBM Seiring Turunnya Level PPKM

Belakangan masyarakat dikabarkan adanya kelangkaan bahan bakar solar dari produk Pertamina.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Ilustrasi SPBU Pertamina melayani konsumen yang butuh bahan bakar minyak di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (7/10/2021) pagi. Beberapa daerah turun level PPKM Pandemi Covid-19 membuat aktivitas warga mulai meningkat padat. TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Belakangan masyarakat dikabarkan adanya kelangkaan bahan bakar solar dari produk Pertamina

Beberapa daerah turun level PPKM Pandemi Covid-19 membuat aktivitas warga mulai meningkat padat.

Pasokan untuk produk yang meningkat signifikan yaitu solar mencapai 17 hari dan Pertamax mencapai 18 hari.

Pengiriman dari terminal BBM juga terus dilakukan setiap hari ke seluruh SPBU dan kilang juga terus berproduksi.

Baca juga: Penyaluran Solar Subsidi di Kaltim Lebihi Kuota, Pertamina Catat Selisih Hingga 2 Persen

Baca juga: Penggantian Pipa Pertamina, 120 Pelaku Usaha di Penajam tak Dapat Bantuan

Baca juga: Pertamina Gelar SMEXPO 2021 di Samarinda, Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Fajriyah Usman selaku Pjs Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina dalam keterangan resmi yang diterima GridOto.com, Selasa (19/10/2021).

PT Pertamina (Persero) memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) terpenuhi seiring turunnya level PPKM dan mulai pulihnya kegiatan perekonomian masyarakat.

Pertamina mencatat peningkatan konsumsi untuk gasoil didominasi oleh solar subsidi, dimana konsumsi pada semester I 2021 tercatat 37.813 kiloliter/bulan dan terus meningkat mencapai 44.439 kiloliter pada September 2021 atau naik sekitar 17 persen.

Kemudian di sektor gasoline, peningkatan mencolok terjadi di Pertamax, dimana pada periode Semester I 2021 sebesar 12.586 kilo liter per bulan.

Baca juga: Pasokan BBM ke Kubar Terlambat, Wabup: Pemkab Menyurati Pertamina untuk Menormalkan Distribusi

Dan terus merangkak naik hingga mencapai kenaikan 49 persen di bulan September sebesar 18.840 Kiloliter.

Fajriyah, mengatakan saat ini stok BBM Pertamina dalam kondisi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan.

Fajriyah menjelaskan khusus untuk solar, Pertamina melakukan penambahan volume penyaluran ke beberapa wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi secara signifikan.

Seperti sebagai berikut:

- Sumatera Barat 10 persen;

- Riau 15 persen;

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved