Berita Kubar Terkini
Bandara Melalan Kubar tak Ada Penerbangan Komersil, Singgung Ketersediaan Armada Pesawat
Keberadaan maskapai penerbangan komersil di Bandara Melalan Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur kali ini tidak ada lagi
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Keberadaan maskapai penerbangan komersil di Bandara Melalan Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur kali ini tidak ada lagi.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala TOKPD Bandara Melalan Kutai Barat, Aulia Mukti Negara kepada TribunKaltim.co pada Kamis (21/10/2021) siang.
Ada beberapa faktor, Bandara Melalan tidak lagi 'dihuni' maskapai penerbangan komersil.
Seperti adalah karena perhitungan biaya operasional.
Baca juga: Maskapai Penerbangan Komersil di Bandara Melalan Kutai Barat tak Ada Lagi
Baca juga: BREAKING NEWS Pesawat Nam Air ATR 72-600 Terbang Perdana di Bandara Melalan Kutai Barat
Baca juga: NEWS VIDEO Penerbangan Reguler Masih Kosong, Nam Air Belum Juga Mendarat di Bandara Melalan Kubar
Dan faktor lain yang mempengaruhinya adalah belum adanya maskapai yang mengisi di Bandara Melalan karena ketersediaan armada pesawat.
Sebab, sejak dulu pesawat yang bisa beroperasi di bandara ini hanyalah pesawat jenis ATR 42.
Dan sekarang pesawat jenis tersebut agak sulit untuk didapatkan.
Biasanya pesawat jenis ATR 42, namun kemarin kan pesawat jenis ATR 72 sudah bisa beroperasi disini.
Baca juga: Simulasi Keadaan Darurat Digelar Pihak Bandara Melalan Kutai Barat, Mesin Pesawat Rusak dan Terbakar
Meskipun harus di batasi penumpangnya karena panjang landasan yang memang kurang sesuai.
"Semoga setelah situasi normal kembali, sudah ada maskapai yang melayani penerbangan komersil di Kutai Barat lagi," jelasnya.
Untuk diketahui, terkait dengan landasan pacu yang dimiliki oleh Bandara Melalan Kutai Barat saat ini hanya memiliki panjang 1.300 meter.
Namun yang bisa digunakan hanya sekitar 1.150 meter saja, dikarenakan sisanya wajib disiapkan untuk jalur RESSA.
Baca juga: Resmi Beroperasi di Bandara Melalan Kutai Barat, Pesawat Nam Air Terbang 3 Kali Seminggu
Tetapi rencananya landasan tersebut akan ditambah panjangnya dan saat ini masih dalam tahap pengerjaan. (*)