Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Diduga Aniaya Anak Buahnya, Kapolres Nunukan Akan Dipanggil Propam Polda Kaltara

Diduga aniaya anak buah pada Kamis (21/10/2021), Kapolres Nunukan AKBP SA dipanggil Propam Polda Kalimantan Utara (Kaltara)

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Diduga aniaya anak buah pada Kamis (21/10/2021), Kapolres Nunukan AKBP SA dipanggil Propam Polda Kalimantan Utara (Kaltara).TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Diduga aniaya anak buah pada Kamis (21/10/2021), Kapolres Nunukan AKBP SA dipanggil Propam Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat.

"Iya bener kejadiannya diduga di Aula Polres Nunukan, hari Kamis tanggal 21 Oktober," kata Kombes Pol Budi Rachmat kepada TribunKaltim.Co, melalui telepon seluler, Senin (25/10/2021), pukul 21.00 Wita.

Informasi yang dihimpun, dugaan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh Kapolres Nunukan pada anak buahnya viral di sosial media melalui video berdurasi 43 detik.

"Kalau di video itu, tampak seorang Polisi lagi mendorong tumpeng. Tiba-tiba datang orang yang diduga Kapolres lalu menendang dan memukul Polisi yang diduga anak buahnya sampai jatuh," ucap Rachmat.

Baca juga: Imigrasi Nunukan Akui Belum Dapat Jawaban dari Kedubes Pakistan Mengenai 2 WNA yang Diamankan

Baca juga: Butuh 20 Sampel Positif, Uji Validasi Lab PCR Malinau Pinjam Spesimen Covid-19 Asal Nunukan

Baca juga: Isu Perlintasan dari dan ke Tawau Dibuka, Imigrasi Nunukan Sebut Belum Ada Lonjakan Pemohon Paspor

Rachmat mengaku, dirinya baru saja diperintahkan oleh Kapolda Kaltara untuk segera dilakukan pemeriksaan melalui Kabid Propam Polda Kaltara.

"Barusan saya diperintahkan Kapolda, agar melalui Kabid Propam Polda segera diperiksa Kapolres Nunukan berdasarkan video yang viral itu," ujarnya.

Terhadap Kapolres Nunukan, kata Rachmat, akan dilakukan penonaktifan sementara jabatannya.

Selain itu, perintah mutasi yang sempat diterbitkan Kapolres Nunukan terhadap anak buahnya yang diduga ditendang itu dibatalkan.

"Tunggu saja hasil pemeriksaannya. Karena Kapolres Nunukan baru akan dipanggil. Jelasnya, tidak mungkin ujuk-ujuk anak buahnya ditendang, pasti ada kronologisnya," tuturnya.

Baca juga: DPRD Nunukan Usul Pembebasan Hutan Lindung Desa Sei Limau, Warga jadi Dilematis

Mengenai pelaksana tugas sementara di lingkungan Polres Nunukan, beber Rachmat, belum ada penunjukkan dari Polda Kaltara.

"Belum ada penunjukkan mengenai siapa nanti pelaksana tugas sementara. Besok pagi baru kita tahu siapa namanya," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved