Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Sekretaris Partai Golkar Beber soal Hasanuddin Masud Bisa Batal jadi Ketua DPRD Kaltim

Posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim, Makmur HAPK

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO KARTONO
Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim, Husni Fahruddin ketika diwawancarai TribunKaltim.co pada Senin (25/10/2021). Dirinya membeberkan, soal kemungkinan Hasanuddin Masud tidak bisa jadi Ketua DPRD Kaltim. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim, Makmur HAPK akan digantikan oleh Ketua Komisi III Hasanuddin Mas'ud.

Pergantian tersebut dapat terlaksana jika salinan putusan Mahkamah Partai telah sampai di DPRD.

Saat ini tinggal menunggu waktu kapan kakak dari Rahmad Masud itu menjadi ketua DPRD menggantikan Makmur HAPK. Hanya saja pergantian tersebut belum berjalan mulus.

Ada beberapa kirikil tajam yang harus dilewati Hasanuddin jika benar-benar melenggang jadi Ketua DPRD Kaltim di masa periode 2019-2024 ini.

Baca juga: Hasanuddin Masud akan jadi Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK Ajukan Gugatan Perdata

Baca juga: Hasil Mahkamah Partai Golkar, Hasanuddin Masud Gantikan Makmur HAPK jadi Ketua DPRD Kaltim

Baca juga: Kasus Dugaan Cek Kosong Hasanuddin Masud dan Istri Terus Bergulir, Mabes Polri Kirim Rekomendasi

Salah satunya terkait permasalahan hukum yang sedang dijalaninya saat ini.

Kasus dugaan cek kosong yang dilaporkan pengusaha Irma Suryani melaporkan Hasanuddin dengan istri Nurfadiah itu saat ini masih dalam tahap penyidikan.

Potensi status Hasanuddin Masud menjadi tersangka masih berpeluang besar jika kepolisian menetapkannya sebagai tersangka.

Jika hal tersebut terjadi, maka fraksi Partai Golkar harus mencari lagi calon yang dapat mengisi kursi ketua DPRD Kaltim.

Baca juga: Soal Dugaan Kasus Cek Kosong Hasanuddin Masud, Pengamat Hukum Unmul Sebut Masuk Ranah Penipuan

Sekretaris DPD Golkar Kaltim, Husni Fahruddin pun menyebut tidak pandang bulu menggantikan posisi tersebut jika Hasanuddin Masud nantinya ditetapkan sebagai tersangka.

"Kalau ada menyatakan terpidana, melawan hukum kami proses nanti. Ya enggak bisa orang terpidana menjadi Ketua DPRD. Fair - fair saja," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved