Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Banmus DPRD Kaltim Sharing Pengaturan Jadwal ke DPRD Sulsel

Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim kembali berkunjung ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/11/2021) lalu.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Anggota Banmus DPRD Kaltim berfoto bersama usai berdiskusi dengan pejabat Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terkait pengaturan jadwal kegiatan dewan, Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim kembali berkunjung ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/11/2021) lalu.

Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi dan bertukar pikiran mengenai penyusunan jadwal kegiatan kedewanan.

Anggota Banmus DPRD Kaltim ini terdiri dari Sutomo Jabir, Puji Hartadi, Syafruddin dan Ismail ST.

Baca juga: Banggar Kaltim Sambangi DPRD DKI, Bahas Anggaran 2022 dan Pokok-pokok Pikiran

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sulsel Andi Amir Hamsah didampingi pejabat Sekretariat DPRD Sulsel.

Anggota Banmus DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengatakan, kunjungan Banmus ke DPRD Sulsel untuk koordinasi dan bertukar pikiran mengani penyusunan jadwal kegiatan kedewanan.

Ada beberapa hal yang menjadi bahan pembicaraan, seperti perubahan jadwal yang disebabkan faktor kondisi atau insidental, sehingga sejauh mana peran Banmus untuk mengatur itu.

Baca juga: Berpotensi Jadi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jawad Ajak Masyarakat Lestarikan Cagar Budaya

Apalagi kalau misalnya kegiatan itu harus berubah, sementara Banmus belum bisa menjadwalkan untuk kegiatan, maka terkadang diputuskan melalu rapat pimpinan (rapim) kemudian diusulkan ke Banmus.

"Sesuai dengan prosedur dan tata tertib, meskipun perubahan jadwal telah dibahas di tingkat rapim, tetap harus dibahas dalam rapat Banmus karena prosedurnya seperti itu. Sehingga tidak boleh ada jadwal yang tiba-tiba muncul tanpa dilakukan pembahasan pada rapat Banmus," ujarnya.

Kendala yang sering terjadi, karena padatnya kegiatan DPRD sehingga perubahan jadwal yang telah disusun Banmus harus menyesuaikan.

Tinggal bagaimana pengaturan jadwal itu sesuai dengan tatib DPRD.

"Itulah yang kita didiskusikan, bagaimana caranya mengatur jumlah hari yang ada dengan kegiatan yang begitu padat. Khususnya dalam melakukan fungsi kontrol dan tugas-tugas kedewanan lainnya. Termasuk kegiatan kunjungan dan sebagainya," terang Sutomo jabir.

Memilih DPRD Sulsel sebagai tempat untuk disuki bukan tanpa alasan.

Baca juga: Baharuddin Demmu Serap Aspirasi di Kutai Kartanegara, Siap Perjuangkan Usulan Warga 12 Desa

Dikatakan politikus PKB ini, DPRD Sulsel mempunyai jadwal yang juga tidak sedikit.

Misalnya, kegiatan sosialisasi perda (sosper), sosbang, kunjungan dapil, hingga kunjungan ke daerah lain dalam rangka tugas kedewanan, dan kegiatan-kegiatan di kantor.

"Kita apresiasi, DPRD Sulsel bisa melaksanakan tugas yang padat itu dengan baik. Karena itu, kita belajar bagaimana pengaturan jadwalnya, sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar," pungkas anggota Komisi II DPRD Kaltim ini. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved