Berita Balikpapan Terkini

Kasus Pemukulan Oknum Sekuriti Kantor Dinas PU Balikpapan, Satu Pelaku Kembali Dilaporkan Polisi

Dugaan kasus penganiyaan yang dilakukan oknum sekuriti Kantor Dinas PU Balikpapan terhadap salah seorang karyawan perusahaan kontraktor berlanjut

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH
Karyawan salah satu perusahaan kontraktor di Balikpapan, Anhar Arianda Batubara (22) yang diduga mengalami pemukulan oleh seorang oknum sekuriti Dinas PU Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN RAHMATULLAH 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Dugaan kasus penganiyaan yang dilakukan oknum sekuriti Kantor Dinas PU Balikpapan terhadap salah seorang karyawan perusahaan kontraktor berlanjut.

Kabar terbaru, pihak korban didampingi Penanggungjawab Perusahaan mengadukan kembali, dengan dugaan tindak pidana penganiayaan oleh sekuriti tersebut setelah sebelumnya melapor dengan dugaan pengeroyokan, Jumat (12/11/2021).

Dalam laporan kali ini, Anhar Arianda Batubara (22) mengadukan salah satu oknum pelaku dari sekuriti Kantor Dinas PU.

Inisialnya RZ yang disinyalir telah menganiaya Anhar, tepat di lantai 2 Kantor Dinas PU Balikpapan.

Ditemui di Mapolresta Balikpapan, Anhar mengatakan bahwa kejadiannya sendiri berlangsung sekitar pukul 14.15 Wita, Selasa (10/11/2021).

Baca juga: Hendak Minta Tandatangan, Seorang Karyawan Perusahaan Kontraktor di Balikpapan Digebuki Satpam DPU

Baca juga: Rugikan Negara Rp 2 M, Mantan Bendahara Setwan Balikpapan Jadi DPO, Kini Diburu Kejari Balikpapan

Baca juga: Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi Akan Tindak Tegas Pelaku Dugaan Penganiyaan Anak

"Sebelum kejadian itu, saya menunggu di ruangan SDA, di bangku kosong.

Tiba-tiba datang sekuriti bawa teman. Disitu sempat cekcok," ujar Anhar usai membuat laporan, Jumat (12/11/2021).

Disela-sela adu mulut tersebut, sambung Anhar, ia ditarik keluar pintu ruangan dan menerima pernyataan ancaman oleh terduga pelaku RZ.

"Saya pukul kamu nanti kalo kamu nggak mau keluar," cetus Anhar mengulang ancaman oknum sekuriti tersebut.

"Pukul lah," seru Anhar menjawab ancaman itu.

Rupanya ancaman tersebut direalisasikan oleh RZ. Tepat dengan tangan kanan menghantam tepat di sebelah kiri mata Anhar.

"Kena bagian sebelah kiri, mata. Setelah itu saya dibawa ke bawah. Tapi saya nggak tau kenapa, padahal saya nunggu sudah dari jam 10.00 Wita," lanjut Anhar.

Sementara itu, pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Balikpapan, klaim telah menerima laporan dari kedua belah pihak. Baik dari terduga pelaku maupun korban.

Adapun dari terduga pelaku, melaporkan Anhar atas dugaan penganiayaan terhadap sekuriti Kantor Dinas PU.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved