Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Seorang Ibu di Nunukan Olah Sampah Rumah Tangga dan Daun Pandan Jadi Kerajinan Tangan Menarik

Seorang ibu di Nunukan mengolah sampah rumah tangga dan daun pandan jadi kerajinan tangan yang menarik

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FELIS
Hasil kerajinan tangan Amelia yang diolah dari sampah rumah tangga dan daun pandan, Selasa (16/11/2021), sore.TRIBUNKALTIM.CO/FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Seorang ibu di Nunukan mengolah sampah rumah tangga dan daun pandan jadi kerajinan tangan yang menarik.

Amelia (42), warga RT 013, Jalan Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat, mulai menggeluti kerajinan tangan dari olahan sampah rumah tangga dan daun pandan, sejak 2018 lalu.

Berasal dari suku Tidung yang identik dengan karya kerajinan tangan membuat ibu tiga anak itu sudah terbiasa berlatih sejak kecil.

"Saya suka kerajinan tangan dari kecil, karena keluarga saya juga melakukan hal yang serupa. Kalau saya pulang sekolah dulu bantu ibu di sawah, malamnya buat tikar anyam," kata Amelia kepada TribunKaltim.Co, Selasa (16/11/2021), sore.

Lalu inovasi kerajinan tangan muncul saat sekolah tempat dia mengajar yakni SD 002 Nunukan mengikuti program Adiwiyata (Green School). Saat itu Amelia ditunjuk sebagai ketua pelaksana di sekolah itu.

Baca juga: Sektor Industri Kerajinan Andalan Masa Depan, Disdagkop dan UKM Gelar Pelatihan Pelaku IKM

Baca juga: Geliat Kerajinan Tangan di Malinau, Pengrajin Lokal Usulkan Dibentuk Sentra Pemasaran

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Malinau Bisa Hasilkan Rp 3 Juta Sebulan dari Kerajinan Tangan Lokal

"Saya berusaha memberikan pelajaran kepada anak-anak pentingnya mendaur ulang sampah dan pentingnya cinta lingkungan," ucapnya.

"Dari situ saya mulai mencoba mendaur ulang sampah seperti koran bekas, gelas Aqua, gelas Ale-ale, dan teh gelas. Termasuk juga daun pandan jenis Belungis," tambahnya.

Untuk daun pandan Belungis, Amelia olah menjadi anyaman tikar yang lembut. Daun pandan Belungis biasa tumbuh di rawa-rawa dan sungai secara liar.

Dari semua jenis kerajinan tangan yang dibuat Amelia, proses mengolah daun pandan Belungis menjadi sebuah anyaman tikar terbilang rumit.

Ia menjelaskan, setelah mengambil daun pandan Belungis dari pohonnya, lalu menghilangkan durinya dengan sisir yang terbuat dari besi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved