Breaking News:

Berita Kubar Terkini

HUT ke 76 PGRI di Kutai Barat, Pemkab Kubar akan Programkan Kesejahteraan Guru

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Suasana upacara peringatan hari ulang tahun ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di alun-alun Itho Sendawar, Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Acara berlangung pada Kamis (25/11/2021) di Alun-Alun Itho Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. 

Pada HUT PGRI kali ini mengangkat tema "Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan".

Sekdakab Kutai Barat Ayonius yang bertindak sebagai Inspektur upacara mengatakan pemerintah Kutai Barat bersama pemerintah Pusat terus memprogramkan kesejahteraan guru.

Baca juga: Belajar Tatap Muka Digelar Juli, Ketua PGRI Kaltara Sebut Vaksinasi Guru Jadi Kunci Keberhasilan

Baca juga: Tingkat Sumber Daya Manusia, IKIP PGRI Kaltim Kerjasama Pendidikan dengan Pemkab Malinau

Baca juga: Guru Non ASN di Sekolah Negeri Resah, Tunjangan Profesi Distop Sejak 2017, Ini Langkah PGRI Bontang

Dimana seperti diketahui bahwa peran guru dinilai sangat menentukan kualitas generasi bangsa dimasa yang akan datang.

Sehingga pemerintah berharap para guru dapat meningkatkan kinerja dengan penuh dedikasi tinggi serta tanggung jawab.

"Harapan kita kepada rekan-rekan guru bekerja dengan penuh tanggungjawab dan dedikasi tinggi. Kita selalu motivasi dan semangat kerja demi generasi seluruh Indonesia terkhusus di Kutai Barat," kata Ayonius.

Dia mengatakan pemerintah sangat mengapresiasi kinerja para guru diseluruh Indonesia termasuk di Kutai Barat pada masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Hari Guru Nasional, Sekda PPU Sebut PGRI Sebagai Wadah Perjuangan Guru untuk NKRI

Para guru dinilai mampu mengatasi berbagai persoalan yang ada agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana meski terpaksa dilaksanakan secara jarak jauh atau dalam jaringan (Daring).

"Saya ucapkan terima kasih kepada para guru yang bisa mengatasi kekurangan-kekurangan kita bahkan tidak ada akses internet mereka kunjungan dari rumah ke rumah dan tetap mengembangkan inovasi mereka," ujarnya. 

Program kesejahteraan guru yang dilakukan pemerintah saat ini dilakukan melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang saat ini masih terus berlanjut di seluruh daerah.

"Langkah-langkah kita ada pengangkatan guru tidak tetap dan sekarang berubah menjadi P3K dan tadi disampaikan bahwa program kementerian kita ada menyangkut tentang kesejahteraan guru. Itu harapan kita ke depan jadi tanggung jawab ini adalah tanggung jawab kita bersama baik daerah maupun pemerintah pusat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved