Natal dan Tahun Baru

Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Disperindag Kutim Periksa Kelayakan Barang Jualan

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) akan melakukan pemeriksaan kelayakan,

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan melakukan pemeriksaan kelayakan. Kepala Disperindag Kutim, H Zaini mengatakan bahwa pusat perbelanjaan dan toko menjadi sasaran mereka dalam melakukan pemeriksaan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) akan melakukan pemeriksaan kelayakan produk jelang Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemeriksaan kelayakan barang dan kebutuhan pokok tersebut dilakukan guna memastikan produk yang dijajakan kepada masyarakat masih dalam keadaan bagus dan layak jual.

Kepala Disperindag Kutim, H Zaini mengatakan bahwa pusat perbelanjaan dan toko menjadi sasaran mereka dalam melakukan pemeriksaan ini.

Selain itu, retail modern dan supermarket juga akan didatangi untuk dilakukan giat pengecekan kelayakan barang pokok tersebut.

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Polda Kaltim tak Keluarkan Izin Keramaian Saat Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Kaltim Larang Pegawai Cuti

Baca juga: Antisipasi Virus Omicron, Gubernur Kaltim Isran Noor Larang ASN Cuti Saat Libur Natal dan Tahun Baru

"Barang-barang pokok di pusat perbelanjaan yang terutama," ujarnya pada tribunkaltim.co, Minggu (5/12/2021).

Lebih lanjut Zaini menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kelayakan ini merupakan rutinitas yang dilakukan Disperindag jelang hari-hari perayaan besar.

Hal tersebut dikarenakan tingginya permintaan masyarakat terhadap barang pokok meningkat jelang hari besar.

Sehingga mengantisipasi adanya barang tak layak yang dijajakan di pasaran.

Kendati demikian, ia mengaku bahwa Disperindag hanya bertugas melakukan monitor dan pengawasan.

Baca juga: Jasa Raharja Kaltim Siap Hadapi Kasus Lakalantas Selama Natal dan Tahun Baru

Untuk penindakan apabila ditemukan adanya pedagang yang curang, adalah kewemangan langsung dari pemerintah provinsi.

"Untuk menindak jadi wewenang Pemprov Kaltim. Jadi hanya sekedar mengingatkan saja dari kami,” ucapnya.

Giat pemeriksaan rutin tersebut tudak hanya dilakukan di wilayah ramai penduduk yakni Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan saja.

Namun kecamatan sekitar seperti Kecamatan Bengalon, Sangkulirang dan Teluk Pandan juga akan dilakukan kegiatan pemeriksaan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved