Breaking News:

Tambang Ilegal

Pemilik Alat Berat di Lokasi Tambang Ilegal, Diperas Oknum yang Catut Nama Kapolresta Balikpapan

Di samping harus menelusuri jejak pemodal tambang ilegal di Balikpapan berinisial ZK, Polresta Balikpapan turut disibukkan dengan pencarian terhadap s

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso. Ia mengatakan, oknum pencatut namanya sudah diketahui identitasnya dan sedang dalam penyelidikan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di samping harus menelusuri jejak pemodal tambang ilegal di Balikpapan berinisial ZK, Polresta Balikpapan turut disibukkan dengan pencarian terhadap sosok yang mencatut nama Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso.

Sekadar diketahui, pemilik 2 unit alat berat yang digunakan dalam proses tambang di kawasan Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara itu menjadi korban pemerasan dari oknum tak bertanggung jawab.

Oknum yang belum dibeberkan identitasnya ini, mencatut nama Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso untuk meminta sejumlah uang terhadap pemilik alat berat senilai Rp 50 juta untuk menjaminkan alat berat tersebut agar tak ditahan.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Thirdy sendiri tak mengakui bahwa dirinya sudah meminta uang pada pemilik alat berat.

Pasalnya, nomor rekening yang digunakan dalam transaksi tersebut pun bukan merupakan atas nama Kapolresta Balikpapan.\

Baca juga: Pemodal Tambang Ilegal di Balikpapan tak Kunjung Tertangkap, Polda Kaltim Sebut Akan Turun Tangan

Baca juga: Pemodal dari Tambang Ilegal di Balikpapan Jadi Buron, Warga Diimbau Lapor jika Tahu Keberadaannya

"Yang bersangkutan (korban pemerasan), sudah membuat laporan. Ini sedang kita proses," kata Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso, Senin (6/12/2021).

Ditanya secara detail, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso sendiri enggan membeberkan.

Kendati demikian, ia memastikan pihaknya telah mengantongi identitas oknum tersebut.

"Sudah dapat, sudah ada datanya," ujarnya singkat.

Pihaknya lantas menyelidiki lokasi oknum itu untuk kemudian digiring ke Mapolresta Balikpapan demi dimintai keterangan.

Baca juga: Pemkot Bentuk Tim Terpadu, Antisipasi Kecolongan Tambang Ilegal di Balikpapan

Untuk persoalan ini, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso menekankan bahwa yang dilibatkan bukan nama institusi, melainkan nama pribadi.

"Saya atas nama pribadi. Ini masih diselidiki ya. Nanti kita sampaikan," ucapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved