Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan Pemerintah Pusat, Walikota Samarinda: Tetap Dilakukan Pengetatan

Pemerintah Kota Samarinda tetap akan melakukan pengetatan mobilitas masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun memastikan akan tetap melakukan pengetatan mobilitas di masa Natal dan Tahun baru, dengan menunggu instruksi Mendagri terbaru tentang penerapan PPKM di daerah luar jawa-bali.TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda tetap akan melakukan pengetatan mobilitas masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun pemerintah pusat memutuskan membatalkan penerapan PPKM level 3 secara nasional.

Pemkot Samarinda sendiri melalui instruksi Walikota nomor 15 tahun 2021 telah mencantumkan penerapan PPKM level 3 di Kota Samarinda, saat Nataru dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan telah mengetahui terkait wacana pembatalan penerapan PPKM level 3 oleh pemerintah pusat.

Namun menurutnya pengetatan mobilitas pada akhir tahun tetap akan dilakukan untuk menjaga kondisi masyarakat dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: PPKM Level 3 Seluruh Indonesia Batal Diterapkan, Simak Bocoran Aturan saat Libur Natal & Tahun Baru

Baca juga: PPKM Batal! Ini Aturan Setelah Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 di Semua Wilayah saat Nataru

Baca juga: PPKM Level 3 Serentak Tidak Jadi Diterapkan, Satgas Covid-19 Nunukan Minta Prokes Tetap Diperketat

"Walaupun secara nasional PPKM level 3 dibatalkan, tetapi pengetatan di Nataru tetap akan kita lakukan, untuk menjaga segala kemungkinan yang tidak kita perkirakan," ungkap Andi Harun di balai kota, Selasa (7/12/2021).

Terkait dengan instruksi yang telah diterbitkan, wali kota menuturkan akan menunggu surat resmi dari pemerintah pusat, untuk merevisi atau menggantikan instruksi yang didasarkan pada ketentuan instruksi Mendagri sebelumnya nomor 62 tahun 2021 tentang PPKM level 3 saat Nataru.

"Kita menunggu revisi inmendagri nya, karena kita baru dengar dari berita ya, sementara ini instruksi yang ada masih berlaku, dan baru bisa dibatalkan jika sudah ada surat lagi," kata Andi Harun menjelaskan.

Saat ini PPKM di Kota Samarinda berada di level 2, dengan wacana pembatalan penerapan PPKM level 3 secara nasional, maka PPKM di Kota Samarinda akan disesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid-19 yang ada saat ini.

Berdasarkan data dari dinas kesehatan kota Samarinda per tanggal 6 Desember 2021, tersisa tiga wilayah kecamatan yang masih berada di zona kuning.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Airlangga: Level Dinaikkan Satu Tingkat bagi Capaian Vaksinasi di Bawah 50 Persen

Sedangkan 7 kecamatan lainnya sudah berstatus zona hijau atau nihil kasus aktif positif Covid-19.

Selain itu capaian vaksinasi khususnya untuk dosis pertama telah mencapai 77 persen, sedangkan untuk dosis kedua telah menjangkau 52 persen penduduk Kota Samarinda.

"Kita harus pastikan dan jaga bersama kesinambungannya, kita sudah punya pengalaman pahit dimana semua hal diperketat akibat lonjakan kasus dan kita tidak ingin terulang lagi dan satu-satunya cara kita harus berhati-hati pada setiap potensi kerumunan massa," tutup Walikota Samarinda tersebut. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved