Virus Corona di Kaltim
Agar Kasus Covid-19 tak Melonjak Pasca Libur Tahun Baru, Ini Permintaan Gubernur Kaltim Isran Noor
Bahkan Operasi Lilin Mahakam itu sebagai bentuk pencegahan varian Omicron agar tidak masuk ke Kaltim
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan, Operasi Lilin Mahakam 2021 yang digelar Polda Kaltim merupakan bagian dari antisipasi berkembang Covid-19.
Bahkan Operasi Lilin Mahakam itu sebagai bentuk pencegahan varian Omicron agar tidak masuk ke Kaltim.
"Kita bersyukur upaya antisipasi ini, sgar masyarakat tak terpapar. Jadi, pemerintah sudah mengantisipasi sebelum berkembang varian baru Covid," ucap Isran Noor dikutip dari siaran pers Biro Adpim Pemprov Kaltim, Kamis (30/12/2021)
Menurut Isran, varian baru Covid-19 lebih cepat daya tularnya daripada varian Delta, yakni lima kali lipat cepatnya.
Artinya, upaya yang dilakukan Polda Kaltim agar selama libur atau perayaan Natal dan Tahun Baru, kasus Covid tidak meningkat.
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 dan Meninggal Dunia Nihil di Bontang, 14 Kelurahan Sudah Zona Hijau
Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Satgas Kecamatan Diimbau Jaga Wilayah Masing-Masing Jelang Tahun Baru
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Bontang, Kamis 30 Desember 2021, Hanya Satu Kelurahan Berstatus Zona Kuning
Salah satu upaya yang dilakukan Polda Kaltim yaitu dengan imbauan penerapan protokol kesehatan.
Sementara itu, mengenai varian baru (Omicron) di Kaltim belum terjadi. Ia berharap tidak masuk ke Benua Etam.
"Mudahan tidak terjadi di Kaltim. Sementara belum ada. Masih di Jakarta Omicronnya dan itu pun ditangani dengan ketat," jelas Isran.
Sementara itu dari data Dinkes Kaltim terjadi tambahan empat kasus Covid-19. Keempat kasus tersebut berada di wilayah Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser dan Samarinda.
Sehingga total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 158.331.
Sedangkan kasus sembuh bertambah enam orang. Sehingga total kasus sembuh menjadi 152.853.
Sementara pasien yang dirawat juga mengalami penurunan sebanyak dua kasus. Sehingga total pasien yang dirawat menjadi 26 orang.
Baca juga: Angka Kemiskinan di Balikpapan Meningkat Imbas Pandemi Covid-19
Berikut update Covid-19 di Kaltim
Penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19: 4 kasus
Berau 0 kasus
Kutai Barat 1 kasus
Kutai Kartanegara 1 kasus
Kutai Timur 0 kasus
Mahakam Ulu 0 kasus
Paser 1 kasus
Penajam Paser Utara 0 kasus
Balikpapan 0 kasus
Bontang 0 kasus
Samarinda 1 kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gubernur-kaltim-dr-h-isran-noor-menegaskan-087.jpg)