Berita Bontang Terkini

Kendala SMA Negeri 2 Bontang pada Hari Pertama PTM Terbatas, Kantin Tutup Banyak Murid Kelaparan

Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas yang digelar SMA Negeri 2 Bontang, belum berjalan mulus.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di Bontang, mendapat lampu hijau dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Hari pertama Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas yang digelar SMA Negeri 2 Bontang, belum berjalan mulus.

Sejumlah kendala yang didapati rencananya akan dievaluasi. Salah satunya mengenai aturan penutupan kantin sekolah. Aturan menutup kantin sekolah ini banyak menui keluhan dari para siswa.

"Yah mereka ngeluh. Alasannya kelaparan karena tidak sempat sarapan. Bahkan mereka juga tak bisa buat sarapan lantaran buru-buru ke sekolah," ujar Kepala SMA Negeri 2 Bontang, Suyanik saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/1/2022).

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi sesuatu terhadap murid, pihak sekolah pun terpaksa mengizin para siswa untuk keluar berbelanja di sekitar sekolah.

"Terpaksa mas, karena siswa kita kelaparan. Kalau tetap dilarang maka justru bahaya. Karena mereka bisa sakit," ujarnya.

Baca juga: Mulai Gelar PTM Terbatas, SMA Negeri 2 Bontang Terapkan Skema Genap Ganjil Sesuai Nomor Urut Siswa

Baca juga: Didikbud Bontang Mulai Godok Aturan Teknis, Pekan Depan Sekolah Boleh Gelar PTM Secara Penuh

Baca juga: 11 Sekolah Dasar di Bontang Belum Gelar PTM Terbatas

Suyanik pun menegaskan akan melakukan rapat koordinasi dengan Tim Satgas Covid-19, agar memberikan izin membuka kembali kantin sekolah.

"Rencananya siang ini kita rapat. Kita sampaikan keluhan kita dan minta agar kantin sekolah boleh berjualan dengan catatan, siswa diawasi agar tidak berkerumun saat jam istirahat," tegas sayunik.

Selain itu, kendala lain seperti kurangnya adaptasi para murid melakukan PTM juga dirasakan pihak sekolah.

Beberapa siswa masih sulit menyesuaikan. Sebab beberapa mereka hampir tidak pernah melakukan pembelajaran langsung seperti hari ini.

"Itu juga kendala. Karena seperti kelas 12 itu mereka enggak pernah sekolah tatap muka sejak masuk SMA. Jadi wajar sedikit lebih kaku saat PTM. Jadi itu juga kendala buat kami," tandasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved