Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Belum Sebulan Bebas, Residivis Sabu di Samarinda Kembali Berulah

Dinginnya dinding jeruji besi nyatanya tidak membuat Alfian (57) menjadi jera untuk menjadi pengedar sabu-sabu.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
HO/Sat Resnarkoba Polresta Samarinda
Alfian yang berhasil diamankan Sat Resnarkoba Polresta Samarinda. HO/Sat Resnarkoba Polresta Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinginnya dinding jeruji besi nyatanya tidak membuat Alfian (57) menjadi jera untuk menjadi pengedar sabu-sabu.

Ya, residivis yang baru saja menghirup udara bebas ini harus kembali berurusan dengan pihak kepolisian saat tertangkap tangan memiliki sabu seberat 50,4 gram brutto, Jumat (7/1/2022) lalu.

Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Rido Doly Kristian melalui Kanit Sidik Iptu Purwanto menerangkan, Alfian dibekuk di Jalan PM Noor, Perumahan Bumi Sempaja, Blok E, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara.

"Kami melakukan pemantauan setelah mendapat laporan bahwa di kawasan tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkoba," ucap Iptu Purwanto saat dikonfirmasi Kamis (13/1/2022).

Penantian petugas pun membuahkan hasil. Sekitar Pukul 00.05 Wita nampak seorang pria yakni Alfian datang dibonceng oleh rekannya.

Baca juga: Pria Residivis di Samarinda Ditangkap Polisi, Mengamuk saat Mabuk dan Ambil Ponsel Pengunjung

Baca juga: Dua dari Tiga Pelaku di Samarinda Ternyata Residivis, Kini Kembali Dipenjara Akibat Kasus Sabu

Baca juga: Residivis di Tanjung Laut Diciduk Polres Bontang, Polisi Amankan 63 Gram Sabu dari Tangan Pelaku

Setelah turun dari motor, Alfian nampak memasuki sebuah rumah kosong yang gelap. Ketika keluar, petugas pun langsung meringkusnya dengan barang bukti sabu yang sempat berusaha dibuang ke semak-semak.

"Jadi pelaku ini diminta untuk mengambil barang atas suruhan KU dengan sistem jejak," bebernya.

Iptu Purwanto menjelaskan, Alfian dan KU saling kenal saat berada di dalam lapas dan keduanya baru bebas pada akhir tahun 2021 lalu.

"Nah si Alfian ini diminta ambil dan simpan barang (sabu-sabu) ini. Kalau ada pembeli, jual, jadikan uang," jelasnya.

"Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait di mana keberadaan KU. Yang jelas mereka ini pemain lama," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved