Breaking News:

OTT KPK di PPU

Wabup PPU Hamdam Mengaku Tidak Cocok dengan Gaya Bupati AGM: Beliau Stylenya Anak Muda

Hubungan Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Masud ( AGM ) dengan wakilnya Hamdam rupanya tidak baik-baik saja.

Editor: Heriani AM
tribunkaltim.co/samir
Pasangan Abdul Gafur Mas'ud dan Hamdam ditetapkan KPUD Penajam Paser Utara sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2018 -2023. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hubungan Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Masud ( AGM ) dengan wakilnya Hamdam rupanya tidak baik-baik saja.

Untuk diketahui KPK menangkap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud dalam operasi tangkap tangan (OTT) di salah satu mal di kota Jakarta, Rabu (12/1/2022) malam.

Dalam tangkap tangan itu, KPK menyita koper yang berisikan uang mencapai Rp 1 miliar.

KPK menangkap pria yang akrab disapa AGM itu terkait kasus suap dan gratifikasi.

Saat ini KPK terus melakukan pengembangan penyidikan.

Baca juga: Jadi Tersangka Suap, Bupati PPU Abdul Gafur Masud tak Sampaikan Maaf, Pesan AGM untuk Warga Penajam

Lalu bagaimana tanggapan Wakil Bupati PPU, Hamdam?

Rupanya hubungan Bupati AGM dan Hamdam tidak berjalan mulus.

Terpilih menjadi pasangan pemimpin di Benua Taka, diperjalanan tugasnya Hamdam mengaku sama sekali dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

Mengutip Kompas.com, Hamdam mengaku tidak diberi ruang dalam mengurusi kebijakan oleh bupatinya, Abdul Gafur Mas'ud (AGM).

Dia bahkan sudah beberapa bulan tak bertemu langsung atau berkomunikasi empat mata dengan AGM.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved